Junta Kehilangan Kota Perbata­san

Selasa, 28 Nov 2023, 02:12 WIB

YANGON - Sepekan setelah kelompok-kelompok pemberontak bersenjata lokal merebut kota komersial Rikhawdar di perbatasan India-Myanmar, junta kembali kehilangan satu kota lagi di Negara Bagian Chin pada Jumat (24/11) pekan lalu.

Sebelumnya terjadi bentrokan antara batalion infanteri junta dan aliansi pejuang yang dipimpin oleh Tentara Nasional Chin (CNA), sayap bersenjata Front Nasional Chin (CNF), terjadi pada awal pekan ini di kota kecil Lailenpi, yang terletak di sebelah barat laut Kotapraja Matupi.

Ket. Foto: — Sumber: MyanmarNow

Setelah merebut pangkalan utama militer di Lailenpi, yang terletak sekitar lima mil dari perbatasan Myanmar-India dan 50 mil di sebelah selatan Rikhawdar, kelompok-kelompok bersenjata anti-junta mengunggah sebuah klip video yang menunjukkan mereka mengibarkan bendera CNF di pangkalan yang mereka rebut.

"Kami merebut pangkalan dan menguasai Kota Lailenpi," kata juru bicara CNF, Salai Htet Ni, kepadaMyanmar Now.

Kemenangan ini diraih setelah 3 hari serangan terhadap posko junta, yang telah diawaki setidaknya 50 pasukan junta.

"Kami dapat mengatakan bahwa pangkalan ini juga memberikan keamanan bagi komando taktis mereka. Lokasi pangkalan Lailenpi sangat penting untuk berkoordinasi antara CNA dan pasukan pertahanan lokal," kata Salai Htet Ni.

Pasukan perlawanan lokal Chin menguasai sebagian besar rute antara kota-kota di Negara Bagian Chin, di mana medan pegunungan membuat perjalanan menjadi sulit. Hal ini telah menghambat junta dalam mengangkut bala bantuan, dan memaksa mereka untuk lebih mengandalkan serangan udara, menurut Salai Htet Ni.

Pertempuran Menyebar

Tak lama setelah aliansi kelompok bersenjata etnis minoritas meluncurkan Operasi 1027 di Negara Bagian Shan utara pada akhir Oktober lalu, pertempuran juga menyebar di wilayah Sagaing dan di Negara Bagian Karenni dan Chin selama beberapa pekan berikutnya.

Selain menguasai Rikhawdar dan Lailenpi di Negara Bagian Chin, kelompok-kelompok bersenjata antijunta juga telah menguasai Khampat, Wilayah Sagaing, sebuah kota lain di perbatasan India dan Myanmar.

Awal bulan ini, junta mengebom Desa Wai Lu di Kotapraja Matupi, Negara Bagian Chin, meskipun tidak ada pertempuran di daerah tersebut. Serangan udara tersebut menewaskan 11 warga sipil, termasuk delapan anak-anak.

Pada tanggal 30 Maret, serangan udara junta lainnya di Desa Khwaphoe di Kota Thantlang, Negara Bagian Chin telah menewaskan sembilan warga sipil, termasuk dua anak-anak. MyanmarNow/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.