“Big Data' Aspek Penting Pengembangan Teknologi

Senin, 27 Nov 2023, 10:36 WIB

JAKARTA - Penggunaan big data seharusnya diarahkan untuk memperkuat pengembangan inovasi di Tanah Air. Hal itu diharapkan dapat membantu menentukan arah kebijakan dari pemerintah.

"Jadi ini sangat penting bagi Indonesia, tidak hanya berbicara kontribusi internasional, tetapi dalam domestik pun kita akan jauh lebih kuat di dalam mengembangkan berbagai inovasi," kata Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik Badan Pusat Statistik (BPS), Imam Machdi di Jakarta, akhir pekan lalu.

Ket. Foto: — Sumber: ISTIMEWA

Imam mengatakan ditunjuknya Indonesia sebagai tuan rumah regional hub big data dan data sains atau Regional Hub on Big Data and Data Science diharapkan dapat mengembangkan data statistik di Indonesia. Menurut Imam, big data itu sangat penting karena data itu ada di mana-mana, baik di pemerintahan, swasta, masyarakat, maupun internet.

"Sehingga ini merupakan sumber data yang dapat dimanfaatkan untuk bisa menghasilkan statistik. Statistik ini merupakan alat untuk mengambil kebijakan, menentukan kebijakan, dan juga dalam implementasi kebijakan itu," ujar Imam.

Dengan demikian, lanjut Imam, adanya big data akan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia dan juga pemerintah. Untuk itu, dengan kepercayaan yang begitu tinggi dari internasional dengan menjadikan BPS sebagai tuan rumah regional hub big data dan data sains, maka akan mengakselerasi pemanfaatan big data dan juga pengembangan data sains.

"Ini merupakan sesuatu yang sangat penting dan ini akan terus kita lakukan. Karena yang akan menerima manfaat itu bukan hanya BPS sebagai penghasil data, tapi kementerian, lembaga, pemerintah daerah pun dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk meningkatkan kapasitas SDM," katanya.

UN Global Platform sebelumnya mengembangkan empat regional hub for big data yang berada di Brasil, China, Rwanda, dan Uni Emirat Arab selama 2020 dan 2021. Kemudian regional hub for big data yang berada di China rencananya ditingkatkan menjadi UN Global Center.

Pada sidang ke-54 di United Nations Statistical Commission pada 22 Februari hingga 3 Maret 2023 di New York, Indonesia menyatakan dukungannya terhadap upaya Tiongkok untuk meningkatkan regional hub menjadi UN Global Center. Pada momen sama, Indonesia menyampaikan kesiapan diri membentuk regional hub for big data untuk menggantikan posisi Tiongkok.

Pertimbangan Kebijakan

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) sebagai bagian dari tim koordinasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Nasional mendukung hadirnya Regional Hub on Big Data and Data Science for Asia and the Pacific di BPS.

Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PANRB, Nanik Murwati menuturkan tujuannya adalah mengakselerasi pemanfaatan big data untuk menghasilkan data statistik yang cepat dan berkualitas dalam rangka mendukung penyusunan kebijakan pemerintah berbasis data.

Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko menyebutkan kehadiran SPBE yang andal dapat mendukung kehadiran big data yang dapat digunakan untuk pengembangan inovasi teknologi hingga pengambilan kebijakan lebih efisien.

Menurutnya big data menjadi salah satu kunci bagi Indonesia bisa mengembangkan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dengan lebih baik bahkan menjadikan AI sebagai solusi nyata bagi masyarakat.

Dia mengatakan sebenarnya Indonesia memiliki potensi yang besar untuk mendapatkan banyak ragam big data dari berbagai sektor mengingat populasi masyarakat beragam dan juga banyak dinamika yang bisa diambil sebagai data.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

Berita Terbaru

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.