BMKG: Warga Jatim Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan
Minggu, 26 Nov 2023, 20:06 WIBSIDOARJO - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem di sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Timur sepekan ke depan, sehingga masyarakat diharapkan bisa melakukan mitigasi sejak dini.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo Taufiq Hermawan di Sidoarjo, Minggu, mengatakan saat ini sebagian besar wilayah Jawa Timur berada pada masa pancaroba dan sebagian wilayah sudah memasuki awal musim hujan.
"Waspada potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jawa Timur yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat, banjir, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, serta hujan es pada periode 25 November - 2 Desember 2023," ujarnya.
Ia mengatakan BMKG mencatat beberapa wilayah di Jawa Timur yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem tersebut hampir menyeluruh di kabupaten dan kota di Jawa Timur.
"Analisis udara atas di wilayah Jawa Timur menunjukkan kondisi atmosfer yang labil dan cukup basah," ucapnya.
Selain itu, kata dia, pada 25 November sampai 2 Desember 2023, diprakirakan terdapat gangguan atmosfer yang melintasi wilayah Jawa Timur secara bergantian, yaitumadden julian oscillation(MJO), gelombang rossby dan gelombang kelvin.
"Kondisi ini menyebabkan adanya peningkatan pertumbuhan awan cumulonimbus yang berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur," ucapnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak potensi bencana hidrometeorologi seperti yang sudah disebutkan sebelumnya.
"Masyarakat juga bisa memantau informasi terkini berdasarkan citra radar cuaca WOFI melalui laman www.stamet-juanda.jatim.bmkg.go.id/radar," ujarnya.
"Waspada potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jawa Timur yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat, banjir, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, serta hujan es pada periode 25 November - 2 Desember 2023," ujarnya.
Ia mengatakan BMKG mencatat beberapa wilayah di Jawa Timur yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem tersebut hampir menyeluruh di kabupaten dan kota di Jawa Timur.
"Analisis udara atas di wilayah Jawa Timur menunjukkan kondisi atmosfer yang labil dan cukup basah," ucapnya.
Selain itu, kata dia, pada 25 November sampai 2 Desember 2023, diprakirakan terdapat gangguan atmosfer yang melintasi wilayah Jawa Timur secara bergantian, yaitumadden julian oscillation(MJO), gelombang rossby dan gelombang kelvin.
"Kondisi ini menyebabkan adanya peningkatan pertumbuhan awan cumulonimbus yang berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur," ucapnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak potensi bencana hidrometeorologi seperti yang sudah disebutkan sebelumnya.
"Masyarakat juga bisa memantau informasi terkini berdasarkan citra radar cuaca WOFI melalui laman www.stamet-juanda.jatim.bmkg.go.id/radar," ujarnya.
- BMKG
- Sidoarjo
- Cuaca Ekstrem
- jatim
- Dampak Cuaca Ekstrem
- Antisipasi Cuaca Ekstrem
- Waspada Cuaca Ekstrem
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Indonesia Rajai Bisnis HRI ASEAN dengan Nilai 29 Miliar Dollar AS
-
Cuaca Ekstrem, Kamboja Keluarkan Peringatan Perjalanan Laut, Dampak 3 Siklon Mengintai
-
Risiko Global Meningkat, OJK Minta Industri Keuangan Perkuat Tata Kelola
-
Aspirasi Peternak Rakyat Solo Raya
-
Penglipuran Village Festival 2026 Masuk Karisma Event Nusantara, Perkuat Promosi Wisata dan Pelestarian Budaya
-
Potensi Hujan disertai Petir dan Angin Kencang di Wilayah Sumut
-
Rawat Anak Lumpuh 25 Tahun, Rumah Nenek 93 Tahun di Blitar Mendadak Dirombak Pemprov Jatim!
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.