Perlu Kerja Keras, Transformasi Digital Desa Dinilai Kunci Wujudkan Indonesia Maju
Sabtu, 25 Nov 2023, 00:56 WIBJakarta - Perlu kerja keras, Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (BAKTI Kominfo) Fadhilah Mathar menilai transformasi digital di desa-desa merupakan salah satu kunci mewujudkan Indonesia sebagai negara maju.
"Yang akan kita kejar adalah kita ingin menjadi Indonesia maju, negara dengan ekonomi dunia peringkat 4 atau peringkat 5 di tahun 2045. Tidak bisa itu terjadi kalau kita tidak menginklusikan desa," kata Fadhilah di Jakarta, Jumat.
Fadhilah menyoroti keunikan dan potensi desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan penelitian sebuah penelitian, kata dia, desa-desa yang mengadopsi digitalisasi memiliki pertumbuhan ekonomi 5 kali lebih besar dibandingkan dengan perkotaan.
Hal ini terutama disebabkan oleh fakta bahwa desa, sebagai "first mover". memiliki ruang pertumbuhan yang lebih besar.
"Dengan adanya internet, dengan adanya infrastruktur yang dibangun oleh Pak Presiden Jokowi dengan sangat luar biasa sehingga misalnya akuisisi ilmu pengetahuan itu bisa diserap dengan lebih cepat. Produktivitas bisa didorong dengan lebih baik dengan adanya transformasi digital," ujar dia.
Fadhilah mengatakan transformasi digital di desa diharapkan bukan hanya memberikan kontribusi lokal, tetapi juga secara signifikan memengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional.
"Kamimengharapkan dengan inklusi digital ini desa-desa juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan kita, yang kita harapkan kalau kita ingin menjadi bangsa yang maju, (pertumbuhan ekonomi) minimal di 6 persen. idealnya 6,2 sampai 6,5 per tahun. Jadioutcomebesarnya itu yang kita kejar," ucap dia.
Sebelumnya, BAKTI Kominfo menargetkan di 2025, semua desa dapat terhubung dengan konektivitas digital, khususnya di desa-desa yang sebelumnya tidak terjamah layanan internet.
Fadhilah mengatakan bahwa dalam penciptaan konektivitas digital di daerah-daerah yang sebelumnya tidak terjamah internet BAKTI Kominfo memiliki beberapa jenis program mulai dari penyediaan Akses Internet (AI) hingga pembangunan Base Transceiver Station (BTS) 4G.
Program-program tersebut itu tengah dievaluasi bersama Satuan Tugas (Satgas) BAKTI Kominfo, namun dipastikan program-program itu tetap berjalan sehingga misi pemerataan konektivitas digital nasional bisa dicapai.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kakorlantas Ucapkan Belasungkawa bagi Personel Gugur saat Operasi Ketupat 2026
-
Transformasi Perkotaan Berkelanjutan Dipacu, Pemerintah Targetkan 50 Wilayah Prioritas
-
Wagub Rano Resmikan ERP Fusion PAM Jaya, Layanan Air Jakarta Masuk Era Digital
-
Efisiensi Digital KAI: 1,7 Juta Penumpang Gunakan Face Recognition di 22 Stasiun
-
Ada Kuliner dari 12 Negara di Festival Gastrodiplomasi FISIP Unej
-
Saudi Bangun Pusat Studi Bahasa Arab Senilai 46 Juta Riyal di Banda Aceh
-
Indonesia Sambut FFWS Global Finals 2025 dengan Kolaborasi Kreatif Lintas Sektor
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.