IKN Manfaatkan Teknologi Konstruksi Mutakhir

Sabtu, 25 Nov 2023, 03:50 WIB

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur (Kaltim) memanfaatkan teknologi konstruksi yang mutakhir.

"Pembangunan IKN Nusantara memanfaatkan teknologi konstruksi yang mutakhir, seperti Building Information Modelling (BIM)," ujar Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti dalam seminar yang dipantau secara daring di Jakarta, kemarin.

Ket. Foto: Arsip foto - Desain Kawasan Inti Pusat Pemerintahan atau KIPP Ibu Kota Negara Nusantara. — Sumber: ANTARA/HO-Kementerian PUPR

Menurut Diana, manfaat BIM dalam pembangunan infrastruktur yakni menghemat waktu pekerjaan, kemudian menghemat biaya, tenaga kerja serta adaptif terhadap perubahan desain yang dinamis. "Kita juga melakukan penggunaan teknologi untuk menjaga kelestarian lingkungan, mitigasi untuk bencana longsor," katanya.

Kementerian PUPR juga dalam pembangunan IKN menerapkan teknologi smart water management dan pembangunan serta teknologi pengelolaan instalasi pengolahan air (IPA) secara pintar menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Kementerian PUPR saat ini melakukan pembangunan di IKN Nusantara berkolaborasi dengan berbagai Kementerian/Lembaga negara seperti Kementerian ESDM, Kementerian Perhubungan, dan semua kementerian/lembaga negara.

"Apa yang harus diwujudkan di IKN? IKN dibangun untuk menjadi kota transformatif menuju suatu peradaban Indonesia dengan konsep future smart forest city," kata Diana.

Tujuan future smart forest city adalah mencerminkan identitas nasional, menjamin keberlanjutan sosial, ekonomi, dan lingkungan serta mewujudkan smart city yang modern dan berstandar internasional.

IKN ini dibangun bukan semata-mata hanya untuk memindahkan kantor, namun menjadi semangat besar di mana pembangunan IKN ini membangun kota baru yang kompetitif di level global sekaligus juga untuk menjadi simbol kemajuan peradaban Indonesia.

Sebagai informasi, berdasarkan UU Nomor 3 Tahun 2022 bahwa Indonesia telah menetapkan sasaran untuk masuk ke jajaran lima besar perekonomian terkuat di dunia dan memiliki pendapatan per kapita negara berpenghasilan tinggi pada tahun 2045. Sasaran itu dibangun di atas empat pilar utama Visi Indonesia 2045, yaitu pembangunan manusia dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, pemerataan pembangunan, serta pemantapan ketahanan nasional dan tata kelola pemerintahan.

Pemindahan Ibu Kota Negara dilakukan sebagai salah satu strategi untuk merealisasikan target ekonomi Indonesia 2045, yaitu pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan merata melalui akselerasi pembangunan Kawasan Timur Indonesia.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.