Prajurit TNI Latihan Pos Komando Bersama Militer Australia
Jumat, 24 Nov 2023, 00:03 WIBJAKARTA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Australian Defence Forces (ADF) menggelar Latihan Bersama (Latma) Nusa Bhakti Ausindo tahun 2023 yang merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan visi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yaitu TNI yang profesional, responsif, integratif, modern, adaptif (PRIMA). Latihan diikuti puluhan perwira TNI maupun perwira Angkatan Bersenjata Australia, bertempat di Randwick Barrack, NSW, Australia, Rabu (22/11).
Menurut siaran persnya, LatmaNusa Bhakti Ausindo ini selaras dengan visi Panglima TNI PRIMA pada poin profesionalisme untuk menjadikan prajurit TNI yang well trained atau terlatih dengan baik yaitu memelihara dan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas dalam rangka pembinaan dan penggunaan kekuatan TNI. Selain dari pada itu latihan ini juga mengasah kemampuan TNI dalam bekerja secara integratif dengan berbagai pihak.
Latihan bilateral antara TNI dan ADF ini melibatkan tiga matra Angkatan Bersenjata dari masing-masing negara. Salah satu tujuan dari latihan ini untuk meningkatkan kemampuan manajerial para perwira dalam situasi genting di saat terjadi bencana alam yang dalam pelaksanaanya melibatkan banyak pihak.
Latihan mekanisme pos komando pengendalian ini dikenal sebagai Command Post Exercise (CPX) Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR).
Kecepatan dalam membangun mekanisme komando pengendalian yang juga dilatihkan dalam kegiatan ini akan mempertajam TNI dalam merespon setiap kegentingan yang terjadi khususnya dalam penanggulangan bencana. Australia, sebagai tuan rumah tahun ini menitikberatkan pada mekanisme kontigensi dan interoperabilitas antara pihak yang terlibat dalam operasi bantuan kemanusiaan kedua negara, dengan skenario yang diangkat adalah TNI membantu pemerintah Australia dalam menangani bencana banjir di negeri Kangguru tersebut.
Dengan kerja sama yang dilakukan oleh kedua belah pihak maka profesionalisme prajurit TNI terasah dengan baik secara proporsional karena, terbinanya standar profesionalitasnya dengan makin dikuatkan pada bidang-bidang yaituwell trained, well equipped, well organized, dan well paid sesuai dengan apa yang menjadi visi Panglima TNI saat ini yaitu prajurit TNI yang PRIMA.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Kemlu RI Pulangkan 96 WNI dari Arab Saudi, Mayoritas Perempuan
-
Menlu ASEAN Bertemu di Kuala Lumpur, Bahas Konflik Thailand-Kamboja yang Makin Meningkat
-
Gunung Semeru Erupsi, Awan Panas Guguran Meluncur 5 Kilometer
-
Selat Hormuz Lumpuh Total, Arus Minyak Global Terganggu
-
Samsung Galaxy S26 Series Meluncur: Cek Spesifikasi dan Fitur Unggulan
-
Kapal Perang Australia Terobos Selat Taiwan, Militer Tiongkok Pasang Status Siaga
-
Produksi Beras 2025 Tembus 34,71 Juta Ton, Meningkat 13,36 Persen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.