Gedung Tetap Diminta Pasang 'Water Mist'

Jumat, 24 Nov 2023, 05:23 WIB

JAKARTA - Meski hujan sudah mulai turun, gedung-gedung tetap diminta memasang generator bertekanan tinggi untuk menyemprotkan butiran air ke udara. "Saya tetap minta gedung-gedung memasang water mist. Tidak ada perubahan penanganan polusi sebab tahun depan masih berulang musim panas," kata Pj Gubernur Jakarta, Heru Budi Hartono, Kamis (23/11).

Pemasangan water mistgenerator menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menekan polusi udara. Menurut Heru, seharusnya pemasangan terus ditambah sebagai persiapan untuk musim kemarau di masa mendatang.

Ket. Foto: Water mist menyemprotkan cairan eco enyzme di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Jakarta, Senin (9/10/2023). — Sumber: ANTARA/Nadia Putri Rahmani

"Kan tetap saja tahun depan masih ada musim panas. Justru saya minta pada kesempatan ini water mist terus ditambah sehingga nanti saat musim kemarau tiba, sudah banyak. Setiap gedung tinggi harus ada water mist," tandas Heru.

Juru Bicara Satuan Tugas Pengendalian Pencemaran Udara (Satgas PPU) Provinsi Jakarta, Ani Ruspitawati, menyebutkan, hingga17 November jumlah water mistgenerator terpasang sebanyak 177 unit di 143 gedung gedung pemerintah dan swasta.

Sebanyak 27 unit water mistgenerator di 21 gedung sedang berproses pemasangan. Bila sudah siap segera dioperasikan untuk memperkuat perbaikan kualitas udara. Selain itu, penyiraman jalan-jalan protokol juga masih dilakukan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta.

Penyiraman jalan protokol tersebut dilakukan di 530 lokasi wilayah Kota Jakarta. Penyemprotan menggunakan 521 mobil dan dikerahkan 2.039 personel pemadam kebakaran.

Selain pemasangan water mistgenerator, Pemerintah Kota Jakarta Pusat telah melakukan penyemprotan kabut air bertekanan tinggi dicampur hasil olahan sampah buah ataupun sayuran (eco enzyme) secara rutin. Hal itu efektif untuk mengurangi polusi udara. "Walaupun kecil, kalau dilakukan berulang-ulang dan meluas, saya yakin akan menimbulkan dampak positif terhadap lingkungan," kata Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma.

Menurut Dhany, butiran air generator bertekanan tinggi dicampur cairan eco enzyme dapat menangkap polutan-polutan di udara. Hal itu dilakukan hampir setiap pekan. Hingga kini, Pemerintah Kota Jakarta Pusat telah bekerja sama dengan Komunitas Eco Enzyme Nusantara melakukan penyemprotan secara serentak dari28 gedung bertingkat.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.