Kemensos Bantu Lebih 6.000 Orang Jalani Operasi Katarak Cegah Kebutaan
Kamis, 23 Nov 2023, 18:05 WIBJAKARTA -- Kementerian Sosial membantu lebih dari 6.000 orang menjalani operasi katarak untuk mencegah banyaknya angka penyandang disabilitas akibat kondisi kebutaan di seluruh Indonesia.
"Karena itu salah satu prioritas Kemensos adalah membantu operasi katarak. Sejak saya dilantik Desember 2020, lebih dari 6.000 orang sudah menjalani operasi katarak untuk mencegah yang bersangkutan dari risiko kebutaan," kata Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam keterangannya disiarkan di Jakarta, Kamis.
Menurut Mensos Risma, operasi ini penting karena jika terlambat ditangani, maka pengidap katarak bisa mengalami kebutaan yang kemudian tidak produktif, menjadi persoalan sosial serta beban bagi keluarganya.
Kementerian Sosial memandang penting operasi katarak gratis karena kasusnya seperti fenomena gunung es. Kasus yang tercatat sedikit, padahal kenyataannya sangat banyak dan tersebar di seluruh Indonesia. Katarak juga tidak bisa dianggap enteng, karena jika terlambat ditangani pengidapnya bisa mengalami kebutaan atau disabilitas netra.
"Masih banyak pengidap katarak yang membiarkan penyakitnya, karena faktor biaya dan ngeri mendengar kata operasi," kata Mensos Tri Rismaharini. Padahal operasi katarak tergolong operasi ringan, singkat dan nyaris tidak menimbulkan komplikasi.
Katarak adalah suatu kondisi ketika lensa mata menjadi keruh dan berkabut sehingga mengganggu penglihatan. Operasi katarak akan mengangkat lensa mata yang keruh tersebut sehingga penglihatan pasien akan jelas dan terang kembali.
Meskipun operasi katarak tergolong operasi ringan, dalam kenyataannya banyak persoalan sosial yang muncul sehingga Kementerian Sosial kemudian turun tangan. Misalnya saja, banyak pengidap katarak yang lokasinya jauh dari perkotaan terutama mereka yang bermukim di luar Jawa. Karena itulah pengidap katarak lebih dulu dibawa ke Balai Kementerian Sosial yang tersebar di berbagai daerah selama beberapa hari, sebelum operasi dilakukan.
"Kemensos membantu mulai dari penjemputan calon pasien, penginapan di Balai Kemensos hingga diantar kembali ke tempat asal. Pasien yang sudah dioperasi, penglihatannya akan jelas dan terang kembali sehingga bisa produktif seperti sedia kala," kata Mensos.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Menata Ulang Titik Reklame demi Menjaga Estetika Kota
-
Mengintip Program Ayah Idaman: Siasat Pemprov DKI Jakarta Kikis Angka Kurang Figur Bapak
-
Link dan Cara Cek Penerima Bansos PKH BPNT Bulan Agustus 2026
-
John Stones Resmi Gabung Inter Milan, Siap Buka Babak Baru di Serie A
-
Jackie, Si Elang Botak yang Viral Mati Setelah Jalani Perawatan Intensif
-
Empat Gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih Kota Madiun dalam Proses Pembangunan
-
Tol Jambi-Rengat Rp17 Triliun Dikebut, Pembebasan Lahan Ditargetkan Tuntas Desember 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.