Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perguruan Tinggi Harus Konsisten Kembangkan Riset

📅 Senin, 20 Nov 2023, 03:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perguruan Tinggi Harus Konsisten Kembangkan Riset Doc: ANTARA/HO-Humas Unand
Ket. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kemendikbudristek Nizam (tengah) diwawancarai awak media massa di Padang, Sabtu, (18/11).

PADANG - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meminta perguruan tinggi di Indonesia untuk terus konsisten mengembangkan berbagai riset sehingga hasilnya dapat bermanfaat bagi masyarakat.

"Riset di bidang pertanian, kesehatan, dan lain sebagainya harus terus dijaga dan dipertahankan untuk membantu masyarakat," kata Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek Nizam di Padang, kemarin.

Dia mengatakan hal tersebut setelah meresmikan laboratorium sentral milik Universitas Andalas (Unand) Sumatera Barat senilai 209 miliar rupiah.

Khusus Unand, ia mengapresiasi konsistensi perguruan tinggi tertua di luar Pulau Jawa tersebut yang sejak bertahun-tahun melakukan berbagai riset serta telah mendapat pengakuan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Bahkan, kata dia, hasil riset kampus tersebut telah banyak digunakan masyarakat dengan yang terbaru Unand bersama PT Kudo Indonesia Jaya berhasil memenangkan tender pengadaan tinta untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Berkaitan dengan terpilih rektor baru Unand, Nizam berpesan agar keberlangsungan riset para dosen dan mahasiswa harus terus didukung dan dioptimalkan.

Dia mengatakan keberadaan setiap perguruan tinggi di Indonesia harus bisa bermanfaat bagi masyarakat, salah satunya lewat barang atau hasil riset. "Dengan kata lain perguruan tinggi harus bisa memajukan bidang teknologi, budaya, sosial, ekonomi, dan aspek lainnya yang dapat menyejahterakan masyarakat," ujarnya.

Hal tersebut juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 12 tentang Pendidikan Tinggi yang pada intinya menyatakan peran perguruan tinggi membangun peradaban bangsa.

Rektor Unand Yuliandri mengatakan kampus yang berdiri pada 13 September 1956 tersebut, akan terus konsisten dalam pengembangan riset.

Dengan keberadaan laboratorium sentral yang baru saja dibangun, ia optimistis Unand mampu menjadi salah satu perguruan tinggi terdepan dalam riset.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.