CT Scan Berkaitan dengan Risiko Kanker pada Anak
Minggu, 19 Nov 2023, 17:05 WIBSebuah studi baru mengungkapkan bahwa pemindaian CT (computed tomography) dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker darah pada anak-anak. Menurut studi yang dipublikasikan di Nature Medicine ini, satu kali CT scan dapat meningkatkan risiko kanker darah sebesar 16 persen. Satu juta orang di bawah usia 22 tahun dievaluasi sebagai bagian dari penelitian ini.
"Dalam hal risiko absolut, ini berarti bahwa, untuk setiap 10 ribu anak yang menjalani CT scan, kita dapat mengharapkan untuk melihat sekitar 1-2 kasus kanker dalam 12 tahun setelah pemeriksaan," kata Magda Bosch de Basea, peneliti utama studi tersebut, dikutip dari Medical Daily, Selasa (14/11).
CT scan adalah prosedur pencitraan sinar-X terkomputerisasi yang digunakan untuk mendiagnosis beberapa penyakit, termasuk kanker. Ini adalah alat penyelamat nyawa yang membantu dalam memudahkan identifikasi tumor, kelainan dan cedera dalam tubuh. Selama prosedur, tubuh terpapar radiasi pengion, yang dalam dosis rendah tidak menyebabkan risiko kesehatan.
Sekitar lima hingga sembilan juta CT scan dilakukan setiap tahun pada anak-anak di AS. Prosedur ini merupakan kontributor terbesar terhadap paparan radiasi medis. Menurut National Cancer Institute, risiko radiasi dari CT scan lebih mengkhawatirkan bagi anak-anak daripada orang dewasa.
Peningkatan risiko ini disebabkan oleh sensitivitas yang lebih tinggi terhadap radiasi dan harapan hidup mereka yang lebih panjang, sehingga mereka memiliki waktu yang lebih lama untuk mengalami kerusakan akibat radiasi. Anak-anak juga berisiko menerima dosis radiasi yang lebih tinggi jika pengaturan tidak disesuaikan dengan ukuran tubuh mereka.
Untuk penelitian ini, para peneliti mengamati data dari sembilan negara Eropa, seperti Belgia, Denmark, Prancis, Jerman, Belanda, Norwegia, Spanyol, Swedia, dan Inggris.
Satu kali CT scan menyumbang dosis rata-rata delapan miligray, yang berhubungan dengan kerusakan sumsum tulang. Para peneliti menemukan bahwa beberapa kali CT scan atau akumulasi radiasi hingga 100 miligray meningkatkan tiga kali lipat risiko terkena kanker darah.
"Paparan yang terkait dengan CT scan dianggap rendah, tetapi masih lebih tinggi daripada prosedur diagnostik lainnya," kata Elisabeth Cardis, seorang penulis studi.
"Prosedur ini harus dijustifikasi dengan benar, dengan mempertimbangkan alternatif yang memungkinkan, dan dioptimalkan untuk memastikan bahwa dosis dijaga serendah mungkin dengan tetap menjaga kualitas gambar yang baik untuk diagnosis," tuturnya.
Berita Terkait:
-
Perut Anda Buncit? Jalan Kaki 10 Menit Sehabis Makan Solusinya!
-
OpenAI Rilis Fitur Health di ChatGPT, Terhubung ke Apple Health dan Rekam Medis
-
Apa Itu "Tai Chi Walking", Apa Manfaatnya Bagi Tubuh?
-
Yura Yunita Hadirkan Series “Main ke Rumah”
-
Seorang Jamaah Haji Asal Lebak Wafat di Makkah Saat Hendak Berwudhu
-
Wajib Tahu! Kurang Tidur di Usia 40-an dan 50-an Bisa Meningkatkan Risiko Alzheimer di Kemudian Hari
-
Puluhan Warga Terjaring Razia Busana Ketat di Aceh Barat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.