Xi dan Kishida Bertemu di AS, Berharap Jalin Hubungan Bilateral yang Positif

Jumat, 17 Nov 2023, 14:58 WIB

SAN FRANSISCO - Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida dan Presiden Tiongkok Xi Jinping mengadakan pembicaraan tatap muka di sela-sela KTT APEC di San Fransisco, AS pada Kamis (16/11). Kishida mengatakan ingin menciptakan masa depan yang positif bagi hubungan kedua negara.

Menurut media Jepang Kyodo, pada awal pembicaraannya dengan Xi, Kishida mengatakan Tiongkok-Jepang perlu membangun hubungan yang "stabil dan konstruktif" meskipun hubungan kedua negara masih buruk.

Ket. Foto: PM Fumio Kishida (kiri) dan Presiden Tiongkok Xi Jinping berjabat tangan di San Francisco pada 16 November 2023. — Sumber: Kyodo

"Komunitas internasional berada pada titik balik bersejarah di mana konfrontasi dan kerja sama terjalin dengan cara yang rumit," kata Kishida.

"Dalam kondisi itu, Jepang dan Tiongkok, sebagai negara tetangga yang memiliki sejarah panjang dan masa depan abadi, dan sebagai kekuatan global yang besar, memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi terhadap perdamaian dan kemakmuran global," kata Kishida kepada Xi.

Sementara itu, Xi mengatakan hubungan bilateral harus "saling menguntungkan" dan sesuai untuk era baru. Kedua negara harus "menangani perbedaan dengan baik" demi kepentingan bersama rakyat, kata Xi menurut media yang dikelola pemerintah Tiongkok.

Kishida diperkirakan akan menyerukan pencabutan larangan impor makanan laut Jepang yang diberlakukan Tiongkok setelah pembuangan air limbah radioaktif dari pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi yang dimulai Agustus lalu. Jepang memandang larangan itu tidak memiliki dasar ilmiah.

Para pemimpin Jepang dan Tiongkok berada di San Fransisco untuk menghadiri pertemuan puncak forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) yang beranggotakan 21 negara.

Air yang diolah dan dikeluarkan dari PLTN Fukushima yang lumpuh akibat gempa bumi dan tsunami di timur laut Jepang pada Maret 2011, mengandung tritium pada tingkat di bawah batas yang diizinkan berdasarkan standar keselamatan Jepang. Namun Tiongkok menyebutnya sebagai "air yang terkontaminasi nuklir."

Sumber ketegangan lain dalam hubungan kedua negara adalah intrusi berulang kali oleh kapal-kapal Tiongkok di perairan sekitar Kepulauan Senkaku di Laut Tiongkok Timur, yang dikelola oleh Jepang namun diklaim oleh Tiongkok.

Masalah penahanan warga negara Jepang di Tiongkok juga masih belum selesai. Baru-baru ini, seorang karyawan perusahaan obat Jepang Astellas Pharma Inc. ditangkap pada bulan Oktober karena tuduhan spionase.

Kishida tetap pada pendiriannya bahwa dia akan "mengatakan apa yang perlu dikatakan" kepada Tiongkok, mitra dagang utama Jepang.

Tahun ini menandai peringatan 45 tahun penandatanganan perjanjian perdamaian dan persahabatan bilateral antara negara-negara bertetangga di Asia itu.

Xi bertemu dengan Presiden AS Joe Biden selama sekitar empat jam pada hari Rabu di tengah meningkatnya persaingan antara negara-negara besar.Mereka sepakat untuk membuka kembali jalur komunikasi militer-ke-militer di beberapa tingkatan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.