Pram/Yere Nikmati Proses Perjuangan di Kumamoto Masters 2023

Kamis, 16 Nov 2023, 23:04 WIB

JAKARTA - Ganda putra Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan mengaku menikmati proses perjuangan selama bertanding di turnamen Kumamoto Masters 2023.

Hal itu mereka ungkapkan setelah didera kabar negatif soal kekompakan mereka yang kian merenggang dan performa yang terus menurun. Namun hal tersebut mereka bantah dengan penampilan yang membaik dan kian solid saat latihan.

Ket. Foto: Ganda putra Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan terhenti pada babak 16 besar Kumamoto Masters 2023 setelah kalah 19-21, 13-21 dari pasangan Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi (China), Kamis (16/11/2023). — Sumber: ANTARA/HO-PP PBSI

"Meski hasilnya kurang bagus, tetap ada sisi positifnya. Kami bisa bersama-sama dalam persiapan dua minggu belakangan ini. Kami bisa bermainall out di lapangan. Meski kalah, yang penting itu prosesnya," kata Pramudya melalui informasi resmi PP PBSI di Jakarta, Kamis.

Pada ajang berlevel BWF Super 500 itu, pasangan berjuluk The Prayer tersebut terhenti pada babak 16 besar. Mereka ditundukkan ganda putra asal China, Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi dengan dua gim langsung 19-21, 13-21.

Pada gim pertama, Pram/Yere memulai pertandingan dengan cukup baik dan kompak. Mereka bisa mengimbangi permainan Liu/Ou yang tampil agresif sejak awal laga.

Kejar mengejar poin sempat terjadi, sayangnya duo Indonesia tak bisa menjaga konsistensi pertahanan sehingga banyak kehilangan poin akibat melakukan kesalahan sendiri.

Pram/Yere terus bersikukuh untuk mengejar lawan, namun selisih yang terpaut jauh membuat mereka harus merelakan keunggulan gim pertama bagi Liu/Ou.

"Dari start awal kami ketinggalan terus. Sebenarnya kami juga terus berusaha mengejar, tetapi perbedaan poinnya terlalu jauh. Kami juga lebih sering mati sendiri," kata Yeremia.

Begitu pula pada gim kedua, Pram/Yere tak punya peluang untuk membalikkan keadaan karena sudah didikte oleh lawan sehingga tak bisa melakukan serangan balik.

"Di gim kedua, kami terlalu sering mengangkat bola. Selain itu pertahanan kami juga tidak bagus. Angkanya pun terlalu jauh," tutur Pramudya.

Rampung di Kumamoto Masters, selanjutnya Pram/Yere akan melangkah ke China Masters 2023. Pada turnamen berkategori BWF Super 750 tersebut, langkah Pram/Yere juga langsung dihadapkan pada pesaing sulit asal Jepang.

"Setelah ini kami akan ikut ke China Masters. Ya harus dipersiapkan lagi. Di China akan langsung ketemu pasangan Jepang Takuro Hoki/Yugo Kabayashi. Terakhir kami kalah. Dievaluasi di mana kalahnya dan diperbaiki lagi," kata Yeremia. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Gembong

Berita Terbaru

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.