Cermati Data Inflasi AS
Rabu, 15 Nov 2023, 08:42 WIBJAKARTA - Nilai rukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi menguat lanjutan, hari ini (15/11). Peluang menguat makin terbuka apabila data inflasi Amerika Serikat (AS) tadi malam turun sesuai ekspektasi pasar.
Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai pelaku pasar fokus terhadap data inflasi indeks harga konsumen (consumer price index) AS pada Oktober 2023 yang diperkirakan menyentuh angka 3,3 persen year on year (yoy) dari sebelumnya 3,7 persen. Perkiraan tersebut menunjukkan penurunan inflasi setelah sempat melampaui ekspektasi selama dua bulan terakhir.
Penurunan inflasi setidaknya akan mengerem upaya bank sentral AS atau the Fed menaikkan suku bunga acuannya. Sebab, kenaikan suku bunga acuan oleh the Fed berpotensi memperlemab aset berisiko, termasuk rupiah.
Karenanya, Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Rabu (15/11), bergerak di kisaran 15.650-15.750 rupiah per dollar AS dengan kecenderungan menguat.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah menguat ke level 15.695 rupiah per dollar AS dalam penutupan perdagangan di Jakarta, Selasa (14/11).
"Dalam penutupan pasar sore ini, mata uang rupiah ditutup menguat 6 poin atau 0,04 persen (walaupun sebelumnya sempat menguat 10 poin) di level 15.695 rupiah dari penutupan sebelumnya di level 15.701 rupiah per dollar AS," ujar Direktur PT. Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam keterangan tertulis di Jakarta, kemarin.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Periode Pascalebaran, PELNI Berikan Diskon Tarif 20% untuk Muatan Kontainer
-
Formula 1: Verstappen Kritik Teknologi Mobil F1 Terbaru, Rasanya Seperti Game Balap
-
BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Wilayah DKI Jakarta Akan Diguyur Hujan pada Selasa (24/2) Sore
-
Antisipasi Arus Puncak, Rekayasa Tol Japek Dilanjutkan
-
Spanyol Wajibkan Verifikasi Usia Ketat untuk Blokir Akses Medsos pada Anak
-
Papua Siap Bangun Industri Kelautan, Lebih dari 100 Kampung Nelayan Sudah Siap Diverifikasi
-
BEI Catat 3.040 Sanksi, Ratusan Emiten Kena Semprit
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.