Studi: Jakarta Masuk Daftar Kota dengan Hari Terpanas Terpanjang di Dunia

Sabtu, 11 Nov 2023, 11:42 WIB

JAKARTA - Studi terbaru Climate Central mengemukakan Jakarta menjadi salah satu kota dengan hari terpanas beruntun terpanjang di dunia dalam 12 bulan terakhir.

"Kota Jakarta dan Tangerang menempati urutan kedua dalam daftar kota-kota dunia yang mengalami hari terpanas secara beruntun (heat streaks) dengan 17 hari, sejak 7 Oktober sampai 24 Oktober," kata Wakil Presiden Bidang Sains Climate Central Dr Andrew Pershing dalam keterangan di Jakarta, Jumat (10/11).

Selain Jakarta dan Tangerang, Andrew mengatakan Kota New Orleans di Amerika Serikat (AS) juga berada di posisi ini, dengan hari terpanas beruntun sejak 30 Juli sampai 15 Agustus. Sementara itu, Kota Houston (AS) menduduki peringkat teratas dengan 22 hari beruntun, sejak 31 Juli sampai 21 Agustus.

Di Indonesia sendiri, ia mengatakan pihaknya menganalisis 14 kota. Dalam pantauan tersebut, secara berturut-turut Indeks Pergeseran Iklim mencapai tingkat maksimum yaitu 5. Nilai itu menunjukkan bahwa perubahan iklim menyebabkan kemungkinan panas ekstrem setidaknya lima kali lipat lebih mungkin terjadi.

"Dua belas bulan terakhir (November 2022-Oktober 2023) menjadi 12 bulan terpanas sepanjang catatan sejarah, dengan rata-rata kenaikan suhu mencapai 1,3 derajat Celsius," ujarnya.

Indonesia, kata dia, sebagai salah satu negara Asia yang beriklim tropis turut mengalami kenaikan suhu dalam setahun terakhir. Bahkan, berdasarkan perhitungan Indeks Pergeseran Iklim, Indonesia menempati urutan teratas di antara negara-negara G20 dengan angka rata-rata 2,4, mengalahkan Arab Saudi (2,3) dan Meksiko (2,1).

Analisis atribusi cuaca mengungkapkan bahwa selama rentang waktu tersebut, 5,7 miliar orang terpapar pada setidaknya 30 hari suhu di atas rata-rata setidaknya tiga kali lebih mungkin terjadi oleh pengaruh perubahan iklim, atau level tiga pada Indeks Pergeseran Iklim.

Andrew menilai rekor tersebut persis seperti yang diprakirakan sebelumnya, yang menurutnya dipicu oleh polusi karbon.

Senada dengan hal tersebut, Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof Edvin Aldrian mengaku khawatir jika kenaikan suhu bumi akan datang lebih cepat dari yang sudah diprakirakan sebelumnya.

"Dengan kenaikan suhu global rata-rata mencapai 1,3 derajat Celsius, saya khawatir kenaikan suhu 1,5 derajat Celsius akan lebih cepat terjadi dari pada yang diperkirakan pada tahun 2030," ucapnya.

Meskipun terdapat sejumlah faktor alam yang dapat menjadi pemicu seperti El Nino dan posisi matahari yang mendekati bumi, ia menilai aktivitas manusia merupakan faktor yang paling banyak mempengaruhi kenaikan suhu di Bumi.

Ket. Foto: Studi terbaru Climate Central tentang kenaikan suhu bumi. — Sumber: ANTARA/HO-Climate Central

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.