- Home
-
- Luar Negeri
-
- Tiongkok Desak Filipina Be...
Tiongkok Desak Filipina Berhenti Langgar Kedaulatan di LTS
Jumat, 10 Nov 2023, 14:58 WIBBEIJING - Penjaga pantai Tiongkok, Jumat (10/11) mendesak Filipina untuk berhenti melanggar kedaulatan negaranya setelah beberapa kapal pasokan Filipina memasuki perairan dekat Second Thomas Shoal di Laut Tiongkok Selatan (LTS).
Dewan Keamanan Nasional Filipina mengatakan akan segera mengeluarkan pernyataan mengenai misi pasokan tersebut.
Penjaga pantai Tiongkok mengatakan, dua kapal angkut kecil Filipina dan tiga kapal penjaga pantai memasuki perairan yang berdekatan dengan Second Thomas Shoal, bagian dari Kepulauan Spratly, tanpa izin dari pemerintah Tiongkok.
Berdasarkan Konvensi Hukum Laut PBB, beting tersebut berada di zona ekonomi eksklusif (ZEE) Filipina.
Tiongkok menolak hal tersebut dan mengatakan pihaknya memiliki kedaulatan atas Kepulauan Spratly, di Tiongkok sebagai Kepulauan Nansha, dan perairan sekitarnya.
Beberapa bulan terakhir, kedua negara beberapa kali terlibat dalam konfrontasi di wilayah tersebut. Tiongkok mengecam misi pasokan Filipina ke perairan dangkal tersebut.
"Penjaga pantai Tiongkok telah mengikuti kapal-kapal Filipina sesuai dengan hukum, mengambil tindakan pengendalian, dan membuat pengaturan khusus sementara bagi pihak Filipina untuk mengangkut makanan dan kebutuhan sehari-hari lainnya," kata penjaga pantai Tiongkok dalam sebuah pernyataan.
"Kami mendesak Filipina untuk segera menghentikan pelanggarannya terhadap kedaulatan wilayah Tiongkok," kata pernyataan itu.
- Tiongkok
- filipina
- Sengketa Teritorial
- Sengketa Maritim
- Kapal Laut
- Laut Tiongkok Selatan
- penjaga pantai
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: CNA
Berita Terkait:
-
Semarakkan Mudik Lebaran 1447 H, KAI Wisata Hadirkan Hiburan Budaya hingga Pembagian Takjil
-
Peluang Bisnis Jasa Persewaan Kapal Laut: Keuntungan Rp118 Miliar per Pelayaran
-
Lidah Warga Tiongkok Mulai Jatuh Hati pada Makanan Olahan RI
-
Lagi, Anggota Politbiro Tiongkok Diselidiki Lembaga Pengawas Antikorupsi
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
-
Karhutla Mengancam Natuna, Lanud RSA Aktifkan Posko Udara Siaga Darurat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.