Russia Resmi Keluar dari Traktat Keamanan Eropa

Rabu, 08 Nov 2023, 02:15 WIB

MOSKWA - Russia pada Selasa (7/11) secara resmi menarik diri dari perjanjian keamanan penting pasca-Perang Dingin yang dirancang untuk mengurangi potensi konflik Timur-Barat. Langkah Moskwa itu merupakan tanda terbaru meningkatnya ketegangan antara Russia dan NATO.

"Pada pukul 00:00 tanggal 7 November 2023, prosedur penarikan Russia dari CFE (Perjanjian Angkatan Bersenjata Konvensional di Eropa), telah selesai," kata Kementerian Luar Negeri Russia dalam pernyataan di situsnya. "Tindakan Amerika Serikat untuk memperluas NATO menyebabkan negara-negara aliansi secara terbuka menghindari pembatasan kelompok tersebut, dan dengan demikian perjanjian CFE dalam bentuk aslinya kehilangan kontak dengan kenyataan," imbuh kementerian itu.

Ket. Foto: Presiden Russia, Vladimir Putin — Sumber: AFP/Sputnik/Gavriil GRIGOROV

Perjanjian tahun 1990, yang dinegosiasikan dan diselesaikan pada akhir Perang Dingin dan ditandatangani setahun setelah runtuhnya Tembok Berlin, membatasi pengerahan peralatan militer untuk menjaga keseimbangan militer antara NATO dan negara-negara Pakta Warsawa saat itu.

Russia menangguhkan partisipasinya dalam perjanjian tersebut pada tahun 2007 dan menghentikan partisipasi aktifnya pada tahun 2015. Pada Mei 2023, menjelang perang di Ukraina yang dilancarkan Russia pada Februari 2022, Presiden Vladimir Putin meneken dekrit yang mengecam pakta tersebut, sehingga memicu kecaman dari NATO karena langkah Russia itu merusak keamanan Euro-Atlantik.SB/ST/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.