Makin Banyak Petani yang Awalnya Tanam Padi Kini Bergeser untuk Menanam Cabai
Minggu, 05 Nov 2023, 04:30 WIBTemanggung - Potensi pergeseran dari lahan padi ke tanaman cabai di Temanggung sejak tahun 2022 hingga sekarang mencapai 2.000-3.000 hektere,kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kabupaten Temanggung Joko Budi Nuryanto.
"Tanaman padi kita tinggal 18.000 sampai 21.000 hektare per tahun karena tergeser atau beralih ke tanaman cabai," katanya di Temanggung, Sabtu.
Luas tanaman cabai setahun 11.000 hektare, apalagi didukung harga cabai yang relatif tinggi dalam setahun ini.
Ia menyampaikan padi setiap tiga bulan harus ganti, cabai sekarang bisa sampai delapan bulan tanam sekali, empat bulan awal dia sudah balik modal.
"Bulan-bulan berikutnya itu tinggal caranya siklus saja, saya pun tidak galau kalau kemudian terjadi perbedaan itu, sepanjang komoditas yang ditanam itu mempunyai nilai ekonomi," katanya.
Ia menyampaikan karena di ketahanan pangan itu selain berbicara cadangan pangan, stok pangan juga ada distribusi pangan.
"Tidak hanya dari kita artinya panen cabai itu berarti beli dari luar memang resiko dia lebih mahal karena ada angkutan dan sebagainya," katanya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kolaka Gandeng UMKM dan Ojek Lokal Dukung Wisata Paralayang Sani-Sani
-
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini
-
13 KA Keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara karena Ada Konser di Monas
-
Penampilan Kadet Mahasiswa Unhan Hibur Warga Jakarta
-
Inovasi dan Terobosan untuk Komoditas Cabai
-
Mekarnya Bunga Suweg di Kranji Bekasi
-
Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.