AS Uji Coba Rudal, Media Korut Desak Kekuatan Nuklir yang Lebih Kuat

Jumat, 03 Nov 2023, 10:41 WIB

SEOUL - Korea Utara akan meningkatkan pertahanan militernya untuk menjamin keamanannya terhadap serangan senjata nuklir Amerika Serikat yang ditujukan padanya, media pemerintah KCNA melaporkan, Jumat (3/11).

Angkatan Udara AS meluncurkan rudal Minuteman III berkemampuan nuklir dari pangkalan di California pada Rabu (2/11) tetapi rudal tersebut diledakkan setelah terdeteksi anomali. Uji coba tersebut dihadiri pejabat pertahanan Korea Selatan dalam kunjungan pertama mereka sejak 2016.

Ket. Foto: Rudal balistik antarbenua Minuteman III yang tidak bersenjata diluncurkan saat uji operasional pada pukul 02.10 Waktu Musim Panas Pasifik di Pangkalan Angkatan Udara Vandenberg, California, AS pada 2 Agustus 2017. — Sumber: CNA/Reuters

Seorang komentator militer Korea Utara mengatakan meskipun uji coba tersebut gagal, kehadiran Korea Selatan menunjukkan bahwa senjata nuklir AS ditargetkan ke Korea Utara.

"DPRK akan terus melanjutkan aksi militernya untuk meningkatkan pencegahan dan menjamin keamanan strategis di semenanjung Korea dan wilayah tersebut," kata komentator yang tidak disebutkan namanya dalam sebuah laporan yang dimuat oleh kantor berita negara Korea Utara, KCNA.

Komentar tersebut juga mengkritik AS dan Korea Selatan atas berbagai langkah militer baru-baru ini termasuk penempatan pesawat bomber nuklir AS ke Korea Selatan.

"Ancaman nuklir oleh AS dan pasukan bawahannya terhadap DPRK mendekati garis merah baru," kata komentator Korea Utara. Ia menyerukan penguatan "kekuatan bersenjata nuklir untuk pertahanan diri".

Kementerian Unifikasi Korea Selatan, yang menangani urusan antar-Korea, mengatakan, komentar tersebut menimbulkan pertanyaan apakah Korea Utara bersiap untuk membenarkan "provokasi" militer lainnya.

"Jelas bahwa meningkatnya ketegangan di semenanjung Korea saat ini disebabkan oleh pengembangan nuklir Korea Utara yang sia-sia dan provokasi militer yang sembrono," kata wakil juru bicara kementerian Kim In-ae dalam sebuah pengarahan.

Korea Selatan mengadakan latihan udara bersama dengan AS dan Jepang di dekat semenanjung Korea bulan lalu, yang melibatkan bomber strategis B-52 AS serta jet tempur ketiga negara tersebut.

AS dan Korea Selatan juga mengadakanlatihan udara besar-besaran yang melibatkan 130 pesawat tempur dari kedua negara untuk simulasi operasi masa perang 24 jam pada bulan lalu.

Korea Selatan dan Amerika menyatakan latihan mereka bertujuan untuk menjaga kesiapan tempur dalam menanggapi Korea Utara.

Korea Utara mengecam latihan tersebut sebagai persiapan AS dan sekutunya Korea Selatan untuk menyerang negara tersebut.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: CNA

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.