Rupiah Menguat Pagi Ini, Analis: Potensi Pelemahan Belum Hilang
Selasa, 31 Okt 2023, 10:03 WIBJAKARTA -Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (31/10) pagi menguat sebesar 0,09 persen atau 13 poin menjadi Rp15.877 per dolar AS dari sebelumnya Rp15.890 per dolar AS.
Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra menyatakan potensi pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih belum hilang kendati sempat menguat pada penutupan perdagangan Senin (30/10).
"Rupiah ditutup menguat kemarin (Senin, 30/10) terhadap dolar AS, tapi penguatan tidak jauh dari level Rp15.900 per dolar AS, sehingga ada kemungkinan potensi pelemahan rupiah masih belum hilang," ungkap dia ketika dihubungi Antara Jakarta, Selasa.
Adanya kemungkinan pelemahan rupiah dipicu antisipasi pasar terhadap jelang keputusan Bank Sentral AS dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada pekan ini.
Pengendalian inflasi dan penguatan kondisi ketenagakerjaan akan menjadi topik pembicaraan dalam pertemuan FOMC. Inflasi masih menjadi fokus karena melenceng jauh dari target 2 persen, dan para pejabat AS bakal mempertanyakan apakah kebijakan saat ini masih cukup mendorong inflasi turun atau perlu kebijakan baru.
Adapun sentimen lain yang diprediksi melemahkan rupiah berasal dari eskalasi konflik antara Israel melawan Hamas (kelompok perjuangan Palestina).
Seperti diketahui, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Sabtu (28/10) mengatakan bahwa pasukan rezim Zionis Israel telah melancarkan serangan darat ke Gaza, Palestina, sebagai bagian dari "perang tahap kedua" untuk menghancurkan kemampuan militer dan pemerintahan Hamas, serta membebaskan para tawanan.
"Rupiah masih berpeluang kembali melemah masuk lagi ke area Rp15.900 dengan potensi resisten di kisaran Rp15.930-Rp15.950. Sementara potensisupportdi sekitar Rp15.860," kata Ariston.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Perkuat Energi Hijau untuk Tarik Investasi Global
-
Rupiah Nyaris Jebol Rp18.000 per Dollar AS Ini Biang Keroknya
-
Psikolog: Korban Kecelakaan KA Berisiko Alami Gangguan PTSD, Trauma Healing Penting!
-
Pelemahan Rupiah Uji Ketahanan Likuiditas Perbankan Syariah
-
Cegah Pelarian Modal, BI Diperkirakan Menaikkan Bunga Acuan di Semester I-2026
-
Keuntungan dari Lemahnya Rupiah, Jangan-Jangan Ini Memang Strategi Ekonomi RI
-
BI Ungkap Kinerja QRIS Global di Bali, Nilainya Cukup Fantastis
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.