Harga Emas Naik, Tembus 2.000 Dolar AS per Ounce
Selasa, 31 Okt 2023, 09:45 WIBCHICAGO - Harga emas berjangka pada akhir perdagangan Senin (30/10) atau Selasa (31/10) pagi WIB naik menembus 2.000 dolar AS per ounce dipicu pelemahan dolar AS.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Mercantile Exchange ditutup naik 7,1 dolar AS atau 0,36 persen menjadi 2.005,6 dolar AS per ounce.
Emas juga mendapat dukungan dari eskalasi konflik Israel-Hamas, karena investor beralih ke emas selaku aset safe-haven.
Pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) akan diadakan pada Selasa (31/10) dan ditutup pada Rabu (1/11/). Bank sentral AS diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan.
Sementara itu, data pekerjaan bulanan AS akan dirilis pada Jumat (3/11).
Logam mulia lainnya, perak, untuk pengiriman Desember ditutup naik 50,9 sen atau 2,22 persen ke 22,396 dolar AS per ounce. Sedangkan platinum untuk pengiriman Januari ditutup naik 34,1 dolar AS atau 3,76 persen ke 939,9 dolar AS per ounce.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Film “Ghost In The Cell” Raup 560.307 Orang Penonton pada Hari ke-3 Penanyangan
-
Harga Emas di Pegadaian Pagi Ini Kompak Turun, Cek Daftar Harga Terkini!
-
Ekspor Daun Kratom dari Kukar Tembus Ratusan Ton Tiap Bulan
-
Enlit Asia-Electricity Connect jadi platform percepat transisi energi di ASEAN
-
Harga Emas di Pegadaian Pagi Ini: UBS Rp2.892.000, Antam Rp2.954.000, Galeri24 Rp2.833.000 per Gram
-
Tim SAR Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas di Pantai Savaya
-
PT KAI: Volume Penumpang Kereta Api Yogyakarta-Solo-Madiun Tumbuh Pesat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.