Pemkot Surabaya Matangkan Penanganan Kenaikan Harga Cabai Rawit
Senin, 30 Okt 2023, 17:28 WIBSURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur, mematangkan pola penanganan untuk mengatasi kenaikan harga cabai rawit di pasaran.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut masih melakukan kalkulasi harga terendah dan tertinggi, sekaligus menghitung ketersediaan cabai rawit di kota setempat.
"Sekarang ini Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) lagi rapat untuk menghitung," kata Wali Kota Eri saat kegiatan di Convention Hall Jalan Arief Rahman Hakim, Surabaya, Senin.
Hasil perhitungan TPID, kata Eri nantinya dijadikan acuan untuk menentukan langkah menekan kenaikan harga cabai rawit.
"Kami sudah siapkan untuk subsidinya, maksimalnya berapa kami hitung," ujarnya.
Pantauan ANTARA di dua lokasi pasar, yakni Pasar Gresikan dan Tambahrejo Surabaya, rata-rata harga cabai rawit berkisar di angka Rp65.000-Rp70.000 per kilogram.
Pedagang asal Pasar Tambahrejo Warinten menyatakan, menaikkan harga cabai rawit mengikuti harga kulak yang saat ini sebesar Rp60.000.
Dia menyebut kenaikan dikarenakan sedikitnya stok di pasaran dan kondisi cuaca.
"Cabai rawit naik, tak jual Rp65.000 ribu, kulaknya soalnya Rp60.000. Harga segitu saja lakunya susah," ucapnya.
Sementara itu salah seorang pedagang di Pasar Gresikan, Meri Sinta mengatakan harga cabai rawit mulai mengalami kenaikan sekitar sepekan ke belakang. Kenaikan kata dia, terjadi karena harga kulakan yang didapatkannya juga sudah tinggi.
"Saya kulak sekarang Rp60.000 satu kilogramitu jadi jualnya Rp70.000, kalau September kemarin masih Rp25.000 jadi masih jual Rp35.000," ujarnya.
Kenaikan harga cabai rawit disebutnya terjadi secara bertahap dalam kurun waktu sepekan.
"Tidak langsung naik jadi Rp60.000, awalnya itu Rp50.000, terus Rp55.000. Kalau penyebabnya saya tidak tahu kenapa," ujarnya.
Kenaikan harga memberikan dampak pada jumlah pembelian masyarakat.
"Pembeli tetapi ada tetapi yang mereka beli dikurangi. Saya berharap bisa segera stabil saja harganya," ucapnya.
Berdasarkan data dari laman resmi siskaperbapo.jatimprov.go.id milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, harga cabai rawit per hari ini rata-rata Rp64.785 per kilonya.
Harga cabai rawit tertinggi berada di Kabupaten Magetan, yakni sebesar Rp78.333 per kg. Sedangkan harga terendah ada di Kabupaten Probolinggo seharga Rp36.666 per kilo.
Untuk Kota Surabaya rata-rata harga cabai rawit sebesar Rp59.200 per kg.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Takut Pelaku Kembali, Pegawai SPBU Korban Penganiayaan di Jaktim Sempat Libur
-
Tak Diatur Regulasi, Pemprov Gorontalo Tetap Bayarkan THR bagi PPPK Paruh Waktu
-
Pemkot Surabaya Batasi Penjualan Minuman dan Makanan Kekinian Tinggi Garam dan Gula di Kantin Sekolah
-
WFH Setiap Jumat, Pemkot Surabaya Siapkan Skema Transportasi Umum untuk ASN
-
Sekolah Garuda Sigi Dibangun di Atas Lahan 10 Hektare
-
Renungan Suci di Monas: Upaya Gubernur Pramono Jadikan Jakarta Kota Global Inklusif
-
Angkutan Lebaran Berjalan Sukses di Seluruh Bandara InJourney Airports, Ini 5 Indikatornya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.