Pemprov Jakarta Ajak Setop Boros Pangan

Sabtu, 28 Okt 2023, 05:21 WIB

JAKARTA - Di tengah krisis, masih sering dijumpai masyarakat yang boros terhadap makanan. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) berupaya untuk mewujudkan Gerakan Selamatkan Pangan melalui sosialisasi "Setop Boros Pangan" di wilayah Jakarta.

"Pemprov Jakarta bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional melakukan Gerakan Selamatkan Pangan dengan mendorong upaya agar masyarakat hemat makanan. Kita terus melakukan sosialisasi Setop Boros Pangan. Jangan ada pangan berlebih yang terbuang percuma," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta, Suharini Eliawati, Jumat (27/10).

Ket. Foto: Pekerja mengangkat beras saat bongkar-muat di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta, Rabu (4/10/2023). — Sumber: ANTARA/Fauzan

Selain itu, Pemprov Jakarta juga mengajak tim penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk mengelola pangan berlebih yang masih layak konsumsi, agar tidak terbuang. Selain mendorong penyusunan regulasi, kata Suharini, Pemprov Jakarta juga melakukan kerja sama dengan lembaga sosial seperti Food Bank of Indonesia (FOI).

"Food Bank of Indonesia yang menjembatani antara masyarakat berlebihan makanan dan warga yang membutuhkan," ujar Suharini. Dengan demikian ke depan diharapkan tidak ada lagi makanan terbuang. Makanan yang masih layak, hendaknya disimpan agar dapat disalurkan kepada masyarakat yang kekurangan makan.

Pemerintah Provinsi Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian juga menjamin sembilan stok bahan pangan aman hingga akhir tahun 2023. Setiap menjelang ramadan atau lebaran, misalnya, Pemprov Jakarta sudah mengantisipasi stok pangan. Suharini juga selalu menghitung neraca pangan setiap tahunnya. Karena itu, masyarakat diminta tidak belanja secara berlebihan akibat panik terhadap ketersediaan bahan pangan.

Tiga BUMD

Sementara itu, beberapa hari lalu, anggota DPRD, Israyani, menyarankan agar tiga badan usaha milik daerah (BUMD) berkolaborasi guna menstabilkan harga pangan dalam mengantisipasi situasi tertentu seperti musim kemarau berkepanjangan seperti sekarang.

"Peran BUMD pangan Jakarta: PT Food Station, Perumda Dharma Jaya, dan Perumda Pasar Jaya perlu diperkuat," kata Israyani. Dia mengatakan ini saat menyampaikan pemandangan umum fraksi-fraksi di rapat paripurna DPRD Jakarta, Rabu (25/10). Israyani menuturkan saran ini selaras dengan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Sistem Pangan untuk menstabilkan harga pasar.

Dia menyebutkan penyelenggaraan sistem pangan berkelanjutan bertujuan meningkatkan kemampuan penyediaan pangan secara cukup, mandiri, dan beranekaragam. Selain itu, juga untuk memenuhi persyaratan keamanan, mutu, dan gizi. "Lalu mewujudkan tingkat kecukupan pangan, terutama pangan pokok dengan harga wajar dan terjangkau," jelas Israyani.

Dengan adanya kolaborasi diharapkan bisa mengendalikan stabilisasi harga pangan sembilan bahan pokok hingga memperbanyak dan memperluas jangkauan operasi pasar. "Jadi, perlu juga mempertimbangkan membuat perusahaan induk atau holding company BUMD pangan. Tujuannya, untuk menjamin ketersediaan, khususnya bagi keluarga miskin Jakarta," tuturnya.

Senada dengan Israyani, anggota DPRD lainnya, Jamaludin, mendukung pemerintah provinsi Jakarta membentuk perusahaan induk bidang pangan dari tiga BUMD. Perumda Dharma Jaya menyiapkan kebutuhan pangan hewani. PT Food Station Tipinang Jaya mengelola kebutuhan makanan. Lalu, Perumda Pasar Jaya melakukan distribusi serta etalase penjualan.

Jamaludin berharap pembentukan program tersebut sejalan dengan Pemerintah Nasional yang telah membentuk BUMN Holding Pangan melalui ID FOOD. "Dengan dibentuknya BUMD holding pangan, kami menilai dapat memperkuat ketahanan pangan Jakarta," tandasnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.