Tarik Investor, Mahasiswa Indonesia di Luar Negeri Diminta Promosikan IKN
Selasa, 24 Okt 2023, 00:18 WIBJakarta - Duta Besar RI untuk Kazakhstan dan Tajikistan, Fadjroel Rachman, mengatakan bahwa mahasiswa Indonesia di luar negeri bisa turut membantu mempromosikan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dan ikut meyakinkan investor asing agar tertarik berinvestasi di IKN.
Dalam acara webinar yang diselenggarakan oleh KBRI Astana berkolaborasi dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Kazakhstan dan Asia-Oseania secara hibrida dengan tema "Mahasiswa dan IKN" di Rumah Budaya Indonesia, Astana, Kazakhstan, Minggu, (22/10), Fadjroel mengatakan bahwa mahasiswa di luar negeri turut berperan penting untuk kesuksesan pembangunan IKN.
Dia menyampaikan bahwa mahasiswa dapat berperan dalam berbagai bidang, antara lain, mempersiapkan sumber daya manusia dan pengawasangood governance.
"Terkait SDM, bisa berkolaborasi mempersiapkan SDM masyarakat menyambut geliat IKN dalam bidang ekonomi, sosial dan budaya, juga bisa terlibat dalam program magang di IKN," kata Fadjroel dalam siaran pers KBRI Astana, Senin.
"Terkait pengawasangood governance,bisa kolaborasi memberikan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan IKN, seperti isu pemerataan, penduduk lokal, lingkungan, korupsi, transparansi. PPI bisa terlibat memberi input terkait ibu kota ideal kepada pemerintah/OIKN (Otorita Ibu Kota Nusantara) karena PPI ada di 73 negara," katanya menambahkan.
Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN Alimuddin mengatakan bahwa PPI juga berperan untuk menyebarluaskan informasi terkait pembangunan IKN kepada masyarakat di luar negeri.
Ia menyatakan OIKN siap berkolaborasi dengan PPI untuk menyukseskan pembangunan IKN, dan menyatakan bahwa peran pemuda sangat penting untuk "mengisi relung kosong" yang ada di IKN.
Koordinator PPI Asia-Oseania, Azizuddin Muhammad, menyampaikan bahwa PPI sangat perlu terlibat dalam pembangunan IKN. Dia menyebut PPI dapat berperan aktif dan berkontribusi nyata dalam pembangunan IKN sesuai dengan kapasitasnya dalam berbagai sektor.
Sementara itu, Koordinator PPI Dunia, Hamzah Lubis, menyampaikan bahwa PPI akan mendorong dan membantu menciptakan SDM berkualitas dan unggul untuk mengisi ruang kosong dalam pembangunan IKN.
Pada 3 Juli 2023, Kepala OKN Bambang Susantono menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Gubernur Ibu Kota Astana Zhenis Kassymbek terkait kerja samasister capital city,yang sekaligus menandai 30 tahun hubungan bilateral Indonesia-Kazakhstan.
MoU yang ditandatangani di Astana itu akan menghadirkan kerja sama saling menguntungkan, di mana Astana dapat berbagai kisah sukses dan pengalamannya dalam membangun ibu kota, sementara Nusantara diharapkan bisa berbagi praktik terbaik untuk pembangunansustainable forest city.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
5 Jurnalis Belum Juga Ditemukan, Gubernur Banten Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Kelancaran Proses Pencarian
-
Sembilan Orang Terinfeksi Virus West Nile di Belanda, Satu Meninggal
-
Awas Bahaya Mencekam, Cuaca Panas Ekstrem Terjang Gorontalo, Polda Larang Keras Bakar Lahan
-
Produksi madu lebah klanceng menurun saat kemarau
-
Waspada! ICP Agustus Naik ke US$ 89,43 per Barel, Perang Jadi Pemicu
-
Setelah Anak Krakatau, Gunung Semeru Erupsi Lagi! Kolom Letusan Menjulang 1.000 Meter
-
Bukan Sekadar Bumbu Tempe! Kemendikti Ungkap Alasan Ragi Tempe Harus Dilindungi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.