STR Tenaga Kesehatan Terintegrasi Aplikasi SATUSEHAT

Rabu, 11 Okt 2023, 20:40 WIB

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, meresmikan, integrasi Surat Tanda Registrasi (STR) tenaga kesehatan ke dalam aplikasi SATUSEHAT. Dia berharap integrasi ini memudahkan tenaga kesehatan sekaligus dapat menjadikan SATUSEHAT sebagai satu-satunya aplikasi kesehatan nasional.

"Kita berharap dengan adanya STR seumur hidup ini dan integrasinya dengan satuseaht bisa memudahkan dan memurahkan bagi para seluruh tenaga kesehatan dan tenaga medis dalam memastikan dokumen registrasinya mereka," ujar Menkes, dalam Launcing Platform SATUSEHAT SDM Kesehatan, secara daring, Rabu (11/10).

Ket. Foto: Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, dalam Launcing Platform SATUSEHAT SDM Kesehatan, secara daring, Rabu (11/10). — Sumber: Muhamad Ma'rup

Dia memastikan, proses penerbitan STR secara digital akan transparan dengan fungsi audit yang baik. Semua pengaju STR bisa melihat sendiri data dan perkembangannya, bahkan pemutakhiran bisa dilakukan secara mandiri.

"Mirip linked.in selalu update. Mirip. Mereka bisa update sendiri, tapi ada verifikasi dari kami sehingga bisa langsung terupdate," jelasnya.

Budi mencontohkan, proses ini mirip seperti proses vaksinasi Covid-19. Nantinya, sertifikat diterbitkan secara digital dan dikirim ke aplikasi SATUSEHAT di handphone masing-masing. "Seperti vaksin dulu jadi keasliannya bisa dijaga dan kapanpun bisa cetak kalau dibutuhkan," katanya.

Dia menerangkan, registrasi tenaga kesehatan sangat penting terutama untuk melihat latar belakang dan kompetensi calon tenaga kesehatan. Meski STR saat ini dilakukan sekali seumur hidup, tapi pengembangan kompetensi terhadap tenaga kesehatan akan terus dilakukan.

Budi menambahkan, hal tersebut akan dilakukan melalui Surat Izin Praktik (SIP) yang diterbitkan setiap lima tahun sekali. Sebelumnya, tenaga kesehatan harus mengurus STR dan SIP setiap lima tahun sekali.

"Kita perlu satu izin saja. Yang satu lagi yang sifatnya registrasi dilakukan sekali seumur hidup kemudian itu nanti akan diupdate sesuai pengembangan kompetensi yang bersangkutan, tapi bahwa dia tenaga medis dan tenaga kesehatan dia tetap registrasi seperti itu," tandasnya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.