Ganjar Pranowo Serap Aspirasi dari para Ulama
Selasa, 10 Okt 2023, 00:01 WIBJAKARTA - Bakal calon presiden (bacapres) dari PDI Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo, menyerap aspirasi dari para ulama saat menghadiri acara Silaturahmi Masyayikh se-Indonesia di Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo, Banjar, Jawa Barat, Minggu (8/10) malam.
"Banyak masukan yang disampaikan oleh para masyayikh. Tentu sekali lagi, perhatian kepada pendidikan di ponpes dan para santrinya agar ke depan mereka bisa adaptif dengan kondisi perubahan zaman," kata Ganjar dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (9/10).
Seperti dikutip dari Antara, Ganjar mengungkapkan para ulama juga menyinggung mengenai perkembangan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, walaupun mereka berada di wilayah Jawa Barat. Ganjar bilang pertanyaan itu sangat menarik karena menjadi bukti mereka peduli terhadap pembangunan IKN.
"Banyak pertanyaan kritis menanyakan perkembangan IKN, termasuk HGU yang diberikan 190 tahun. Itu tentu pertanyaan kritis dari warga yang jauh dari IKN, tapi ada kepedulian," jelas Ganjar.
Sebagai bakal capres, Ganjar menegaskan bilamana masukan dari para ulama akan dijadikan catatan baginya agar bisa membawa Indonesia semakin berkembang ke depannya.
"Hampir semua 'romo' dan kiai peduli bagaimana menyiapkan anak muda generasi muda para santri menghadapi perubahan zaman, itu luar biasa," ucap Ganjar.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo, KH Mu'in Abdurrohim, mengutarakan keinginannya agar para santri bisa menghadapi perkembangan zaman.
Maka dari itulah, para ulama menyampaikan aspirasinya kepada Ganjar Pranowo yang kini sebagai bakal capres. Dengan harapan jika terpilih sebagai presiden maka aspirasi itu bisa diterapkan.
Paling Digemari
Peneliti dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saidiman Ahmad, menilai wajar jika Ganjar muncul menjadi kandidat yang paling digemari generasi Z dalam sejumlah survei. Karakter personal Ganjar memang cocok dengan mayoritas generasi Z.
"Secara personal, memang objektif. Ganjar memang sangat mirip dengan karakter Pak Jokowi. Generasi Z ini kan mereka ingin responsnya (pemerintah terhadap beragam persoalan) itu serius dan detail. Tidak ada sloganistik macam-macam," kata Saidiman.
Adapun survei periodik Litbang Kompas yang dirilis awal Oktober lalu merekam tingkat elektabilitas para bakal capres di kalangan gen Z atau mereka yang masuk dalam rentang usia 17-25 tahun. Kompas menemukan tingkat keterpilihan Ganjar di kalangan gen Z mencapai 31 persen.
Kendati demikian, survei Litbang Kompas juga mendapati masih banyak pemilih dari kalangan gen Z yang tidak menjawab atau merahasiakan capres pilihannya di Pilpres 2024. Persentase untuk kategori tersebut sebesar 22,7 persen.
Keunggulan Ganjar lainnya, sambung Saidiman, karena sangat aktif di media sosial (medsos). Di beragam platform medsos, Ganjar rutin mengunggah aktivitas sehari-hari yang terkadang tak ada kaitannya dengan dunia politik. Hal itu cenderung disukai gen Z.
"Semisal lari-lari pagi. Bagi sejumlah orang, itu biasa saja. Tetapi, dilihat oleh generasi milenial, dia bisa berkomunikasi dengan siapa pun dan dijawab secara spontan. Itu juga penting. Membangun kualitas personal dari capres-capres, yang selain dia (Ganjar), terlihat fit, misalnya," ucapnya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Eko S
Berita Terkait:
-
Kali Cipinang Meluap, 19 RW Terendam
-
BPKN Akan Cek Operator Telekomunikasi Terkait Registrasi Biometrik
-
Ini Rahasia Integrated Terminal Balongan Jaga Kualitas BBM Tetap Prima!
-
Garuda Indonesia Siap Bikin Kejutan! Intip Rencana Pembelian 75 Pesawat Canggih Boeing dan Alokasi Hingga Triliunan Rupiah!
-
PLN UID Jakarta Raya Layani 1.100 Pelanggan Lewat Pasang Baru dan Tambah Daya
-
Pemda di Jabar Diminta Dosialisasikan Penertiban Sumbangan di Jalan
-
Sukses Gelar Chef Demo: Kolaborasi Kuliner Tiongkok–Indonesia Hadir di Global Food Trade Expo 2025
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.