Semua Pihak Harus Dukung Penguatan KPK Berantas Korupsi

Senin, 09 Okt 2023, 01:10 WIB

JAKARTA - Semua pihak diharapkan untuk mendukung penguatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam upaya memberantas korupsi di Indonesia. Pemerintah juga harus memberikan dukungan agar KPK bekerja secara independen, profesional, transparan, dan akuntabel.

"Dengan sangat hormat, kami sampaikan agar Presiden sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan memberikan dukungan penuh kepada KPK untuk bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel," kata Ketua Umum Gerakan Selamatkan Negeri Diah Warih Anjari dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (8/10).

Ket. Foto: Ketua Umum GSN Diah Warih Anjari. — Sumber: ANTARA/Dokumentasi Pribadi

Diah mengemukakan hal itu ketika menanggapi beredarnya pemberitaan yang menulis tentang tekanan terhadap pimpinan KPK saat mengungkap kasus korupsi di Kementerian Pertanian. "Jelas ada indikasi pelemahan fungsi-fungsi KPK, berikut para komisionernya," ujarnya

Menurut dia, pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin lewat aparat penegak hukum tidak berkompromi dengan praktik-praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta pencucian uang dan penyelewengan wewenang aparatur sipil negara (ASN).

"Praktik-praktik KKN, pencucian uang, dan memperkaya diri sendiri karena jabatan menjadi musuh bersama," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri dilaporkan ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK atas pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku terkait dengan dugaan pertemuan dengan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), Jumat (6/10). Pihak pelapor berasal dari sebuah komite mahasiswa.

Laporan itu berdasarkan foto pertemuan antara Firli dan SYL beredar luas. Firli yang mengenakan setelan olahraga terlihat berbincang dengan SYL yang memakai kemeja lengan pendek bercorak hitam putih. Terlihat jagung rebus dan teh menemani obrolan mereka.

Pertemuan keduanya terjadi bersamaan dengan Firli yang tengah bermain bulu tangkis di Mangga Besar, Jakarta Pusat. Kedua nama ini menjadi perbincangan publik setelah ramai pemberitaan mengenai laporan dugaan pemerasan oleh pimpinan KPK terkait dengan kasus dugaan korupsi di Kementan.

Laporan itu tengah diselidiki oleh Polda Metro Jaya. Dalam konferensi pers, Kamis (5/10) malam, Firli pun membantah telah melakukan pemerasan terkait penanganan kasus dugaan korupsi di Kementan.

Ahli hukum tata negara Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) Isharyanto sepakat bila independensi lembaga negara terjaga.

Ia berpendapat bahwa adanya gangguan-gangguan terhadap independensi lembaga negara menjadi ancaman serius, tidak saja pada lembaga terkait, tetapi dengan hal yang lebih besar lagi, yakni demokrasi di Indonesia.

Banyak Orang

Sementara itu, mantan atlet bulu tangkis Nasional, Eddy Hartono dan Trikus Heryanto mengungkapkan pertemuan antara Ketua KPK Firli Bahuri dan SYL di GOR Badminton Jakarta bukan berlangsung tertutup, tetapi banyak orang, termasuk dirinya.

"Bukan foto berdua, melainkan ramai-ramai," kata Eddy Hartono dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Eddy angkat bicara setelah foto pertemuan Firli dan SYL beredar luas di media sosial dan viral. Bahkan, dia kaget karena sering menjadi lawan main badminton Firli di GOR Jakarta.

Pemain bulu tangkis era 1990-an itu mengaku mengetahui persis pertemuan tersebut dan membantah jika pertemuan tersebut terjadi hanya di antara kedua orang itu.

Mantan Mentan SYL pada Minggu malam menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.