100 Orang Tewas dalam Serangan Drone di Akademi Militer Suriah

Jumat, 06 Okt 2023, 11:10 WIB

BEIRUT - Sedikitnya 100 orang tewas pada Kamis (5/10) dalam serangan terhadap sebuah akademi militer di Suriah, kata seorang pemantau perang dan seorang pejabat, serangan dilakukan dengan drone atau pesawat tak berawak yang dipersenjatai.

Dronemengebom tempat tersebut beberapa menit setelah menteri pertahanan Suriah meninggalkan upacara wisuda di sana.

Ini adalah salah satu serangan paling berdarah yang pernah terjadi terhadap bangunan tentara Suriah, dan merupakan penggunaandronebersenjata yang belum pernah terjadi sebelumnya di negara yang telah menghadapi perang saudara selama 12 tahun itu.

Warga sipil dan personel militer tewas dalam serangan terhadap akademi militer di provinsi tengah Homs, kata kementerian pertahanan Suriah, seraya menambahkan bahwa kelompok "teroris" telah menggunakan pesawat tak berawak.

Pernyataan itu tidak menyebutkan secara spesifik organisasi apa dan tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Kementerian pertahanan dan luar negeri Suriah berjanji akan merespons dengan kekuatan penuh. Pasukan pemerintah Suriah melancarkan serangan bom besar-besaran di zona Idlib yang dikuasai oposisi sepanjang hari.

Menteri Pertahanan Suriah menghadiri upacara wisuda tersebut tetapi meninggalkan lokasi beberapa menit sebelum serangan, menurut sumber keamanan Suriah dan sumber keamanan di aliansi regional yang mendukung pemerintah Damaskus melawan kelompok oposisi.

"Setelah upacara, orang-orang turun ke halaman dan bahan peledak meledak. Kami tidak tahu dari mana asalnya, dan banyak mayat berserakan di tanah," kata seorang pria Suriah yang membantu menyiapkan dekorasi di akademi untuk acara tersebut.

Rekaman gambar yang dibagikan kepada Reuters melalui aplikasi pesan WhatsApp menunjukkan orang-orang - beberapa mengenakan seragam dan lainnya mengenakan pakaian sipil - tergeletak di genangan darah di halaman yang luas.

Beberapa jenazah masih membara dan sebagian lagi masih terbakar. Di tengah teriakan itu, terdengar seseorang berteriak "Keluarkan dia!" Suara tembakan terdengar di latar belakang.

Reuters tidak dapat memastikan keaslian rekaman tersebut.

Lembaga Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) mengatakan lebih dari 100 orang tewas dan 125 lainnya luka-luka. Seorang pejabat di aliansi yang mendukung pemerintah Suriah mengatakan jumlah korban jiwa mencapai sekitar 100 orang.

Menteri Kesehatan Hassan Al-Ghobash memberikan angka kematian yang lebih rendah, dan mengatakan kepada TV pemerintah bahwa 80 orang tewas, termasuk enam wanita dan enam anak-anak, tetapi mengatakan sekitar 240 orang terluka.

Konflik Suriah dimulai dengan protes terhadap Presiden Bashar al-Assad pada 2011, tetapi berkembang menjadi perang habis-habisan yang menyebabkan ratusan ribu orang tewas dan jutaan orang mengungsi.

Tentara Suriah telah hancur akibat pertempuran tersebut, dan sangat bergantung pada dukungan militer dari Rusia dan Iran serta pejuang yang didukung Teheran dari Lebanon, Irak dan negara-negara lain.

Assad berhasil merebut kembali sebagian besar wilayah negaranya, tetapi wilayah di utara yang berbatasan dengan Turki masih dikuasai kelompok oposisi bersenjata, termasuk pejuang garis keras.


Ket. Foto: Sebuah video yang diposting online menunjukkan dampak serangan pesawat tak berawak di akademi militer Suriah. — Sumber: BBC/Reuters

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.