Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harus Kompak, Kemendikbudristek Apresiasi Sekolah di Sidoarjo Tangani Perundungan

📅 Kamis, 05 Okt 2023, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harus Kompak, Kemendikbudristek Apresiasi Sekolah di Sidoarjo Tangani Perundungan Doc: ANTARA/Indra Setiawan
Ket. Foto bersama kunjungan kerja Kemendikbudristek, Bapenas serta Kemenag RI di Pendapa Pemkab Sidoarjo, Rabu (4/10/2023).

Sidoarjo - Harus kompak, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengapresiasi langkah sigap pihak sekolah di Sidoarjo atas terbentuknya satgas perundungan yang beranggotakan guru dan siswa.

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek, Anindito Aditomo, di Sidoarjo,Rabu mengatakan Kurikulum Merdeka secara nasional dan beberapa program prioritas lain arahnya adalah setiap siswa di Indonesia dapat menerapkan literasi dan numerasi yang baik.

"Sederhananya begini, setiap anak di Indonesia mempunyai literasi dan numerasi serta karakteristik yang baik melalui penerapan Kurikulum Merdeka.Goals-nya seperti itu, tentu dengan keterlibatan pemerintah serta banyak pihak," kata Anindito dalam kunjungandi Sidoarjo bersama Badan Inovasi dan Bapenas serta Kementerian Agama (Kemenag)guna memastikan implementasi Kurikulum Merdeka.

Ia mendorong dinas terkait dan pemerintah daerah (pemda) untuk memprioritaskan penerapan yang menjadi syarat dasar, seperti sekolah yang nyaman dan aman untuk anak bebas dari perundungan.

"Syarat dasar ini penting. Kalau adabullying(perundungan) intoleransi dan yang lainnya, pemerintah ataupun pihak sekolah harus segera gerak. Tadi juga dijelaskan, bahwa di Sidoarjo ada satgas perundungan di salah satu sekolah yang beranggotakan guru dan siswa, nah seperti ini yang sangat kami apresiasi," ucapnya.

Menurutnya, peran murid atau siswa sebagai satgas perundungan di sekolah dapat menjadi hal efektif sebagai pencegahan dan antisipasi perundungan.

Ia juga menegaskan Kemendikbudristek memiliki program serupa yang dinamakan Roots untuk pencegahan perundungan.

"Program Roots dijalankan dengan tujuan untuk mencegah adanya perundungan serta penanganan kekerasan antar-teman sebaya. Di mana program ini diaplikasikan dengan melibatkan teman sebaya untuk melakukan tindak pencegahan perundungan di sekolah," tuturnya.

Pj Sekda Kabupaten Sidoarjo Andjar Surjadijanto mengapresiasi langkah Kemendikbudristek dalam monitoring Kurikulum Merdeka di Sidoarjo.

Menurutnya, hal itu penting dilakukan untuk mengevaluasi bagaimana Kurikulum Merdeka ini dijalankan atau diterapkan di tiap sekolah dengan kultur daerah yang berbeda-beda.

"Dari hasil monitoring tadi yang disampaikan pihak-pihak terkait hasilnya positif. Bahkan untuk antisipasi perundungan, Dinas Pendidikan dan sekolah di Sidoarjo telah berkolaborasi membentuk satgas perundungan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.