TGB Sebut Konferensi Agama-Perubahan Iklim untuk Bangun Kesadaran Hadapi Krisis Lingkungan

Rabu, 04 Okt 2023, 13:04 WIB

JAKARTA - Anggota Komite Eksekutif Majelis Hukama Muslimin (MHM) TGB M Zainul Majdi mengatakan Konferensi Agama dan Perubahan Iklim yang digelar di Jakarta, Rabu (4/10), sebagai upaya untuk membangun kesadaran bersama menghadapi tantangan krisis lingkungan.

"Membangun kesadaran bersama, kerja bersama antara seluruh pihak termasuk para tokoh lintas agama untuk bersama-sama menghadapi tantangan ini," kata TGB Zainul Majdi saat membuka konferensi.

Ket. Foto: Anggota Komite Eksekutif Majelis Hukama Muslimin (MHM) TGB M Zainul Majdi saat membuka Konferensi Agama dan Perubahan Iklim yang digelar di Jakarta, Rabu (4/10), — Sumber: antarafoto

Dalam pembukaan tersebut hadir Sekjen MHM Konselor Mohamed Abdelsalam, pendiri sekaligus anggota MHM M Quraish Shihab, Wakil Menteri Agama RI Saiful Rahmat Dasuki, dan sejumlah perwakilan duta besar negara sahabat.

TGB yakin dampak yang diakibatkan oleh perubahan iklim tidak akan mungkin dapat ditangani oleh satu atau sebagian pihak saja, tetapi membutuhkan kerja-kerja bersama dalam mengatasi krisis iklim. "Karena ini menyangkut kemaslahatan masa depan kita bersama," kata dia.

Nantinya, kata dia, hasil dari dialog ini akan menjadi rekomendasi bagi para pemangku kebijakan terkait dalam membangun regulasi demi menekan kerusakan lingkungan yang sedang terjadi.

Senada dengan TGB, Sekretaris Jenderal MHM Konselor Mohamed Abdelsalam mengatakan tujuan konferensi ini untuk mendiskusikan kontribusi pemikiran tokoh dan pemuka berbagai agama sekaligus menemukan solusi untuk mengurangi dampak negatif perubahan iklim.

Menurut dia, Konferensi Agama dan Perubahan Iklim Asia Tenggara ini juga merupakan persiapan menuju Conference of the Parties 28 (COP28) yang akan diselenggarakan di Uni Emirat Arab pada akhir tahun ini.

"Pada COP28 nanti, dan untuk pertama kalinya dalam sejarah penyelenggaraan COP, akan ada 'Paviliun Agama' yang diprakarsai oleh MHM," ujar Abdelsalam.

Sementara itu, anggota MHM Quraish Shihab mengatakan kemajuan ilmu pengetahuan melahirkan kemudahan dan kenyamanan bagi umat manusia.

Namun pada saat yang bersamaan, kata dia, tidak jarang mengakibatkan bencana bagi manusia dan lingkungannya. Eksploitasi besar-besaran tanpa memperhatikan lingkungan hidup membuat dunia diambang krisis.

"Manusia dewasa ini hampir-hampir mirip dengan kupu-kupu yang terbakar karena kepandaiannya terbang," kata dia.

Ia mengatakan Majelis Hukama mengajak umat manusia untuk memadukan antara ilmu dan hikmah, akal dan kalbu, rasa dan rasio demi kehidupan di dunia dan akhirat.

Menurut dia, ilmu menciptakan alat-alat produksi dan akselerasi, sedangkan iman menetapkan arah yang harus dituju. Ilmu menyesuaikan manusia dengan lingkungan, tetapi iman dan cinta menyesuaikan dengan jati diri.

"Salah satu penyebab problema dan aneka krisis yang dialami oleh umat manusia dewasa ini adalah akibat pemisahan keduanya," kata dia.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.