KBRI Paramaribo Promosikan Seni, Budaya, Pariwisata, dan Perdagangan Indonesia pada Pameran 'Suriname Tourism Festival 2023'
Jumat, 29 Sep 2023, 20:36 WIBPARAMARIBO - Pemerintah Suriname saat ini tengah menggalakkan kembali industri pariwisata pasca pandemi Covid-19. Suriname yang dikenal sebagai the most forested country in the world, mengusung promosi pariwisatanya tahun ini dengan tema Green Tourism pada Rabu (27/9) lalu.
Bulan September dinyatakan sebagai Bulan Pariwisata oleh Ministry of Transport, Communications and Tourism Republik Suriname. Berkenaan dengan peringatan World Tourism Day yang jatuh pada tanggal 27 September 2023, pemerintah Suriname telah mengadakan pameran Suriname Tourism Festival 2023, bertempat di gedung pertemuan Ballroom Prince, Paramaribo.
"Atas undangan pemerintah Suriname, KBRI Paramaribo turut berpartisipasi dalam pameran dimaksud. Kesempatan ini digunakan oleh KBRI Paramaribo untuk melakukan promosi yang terintegrasi, yaitu promosi di bidang seni, budaya, dan pariwisata, sekaligus mempromosikan perdagangan dan produk-produk Indonesia kepada masyarakat Suriname," demikian pernyataan KBRI Paramaribo seperti dikutip dari laman kemlu.go.id, Jumat (29/9).
Stand pameran KBRI Paramaribo mempertunjukkan berbagai produk kerajinan tangan dengan motif Batik yang digemari oleh masyarakat Suriname. Produk yang dipamerkan juga terdapat produk kesehatan produksi Sido Muncul yang cukup dikenal di Suriname.
Selain kegiatan pameran, KBRI Paramaribo juga telah mempromosikan kelas-kelas kursus bahasa Indonesia, bahasa Jawa, Gamelan, dan Tari. KBRI juga memanfaatkan crowd yang hadir dalam pameran untuk menjaring peserta INA-LAC Business Forum, Trade Expo Indonesia, Halal Expo Indonesia, sekaligus menggelar Survei Citra Indonesia dengan melibatkan pengunjung pameran sebagai responden.
Beragam pertunjukan seni budaya ditampilkan pada panggung utama dengan menampilkan pertunjukan tari, nyanyian, dan fashion show. Pada kesempatan ini sanggar seni KBRI Paramaribo telah menampilkan tarian tradisional Indonesia, yaitu tari Wira Pertiwi, tari Pegon, dan tari Yapong dari Jawa Tengah, serta memperagakan busana adat Lampung, Sumatera.
Pameran diikuti oleh berbagai vendor lokal yang bergerak di bidang industri pariwisata (meeting, incentive, conference & exhibition), jasa transportasi dan hiburan lainnya. Selain Indonesia, perwakilan negara asing yang turut berpartisipasi antara lain Brasil, Venezuela, dan Haiti. I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Gigih Lakukan Pencegahan dan Penanggulangan, Palu Terima Penghargaan Percepatan Penurunan Stunting dari Kemendagri
-
Umrah Dinilai Jadi Sarana Penguatan Diplomasi Indonesia–Timur Tengah
-
Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Perkuat Sinergi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045
-
RSUD Tamiang mulai beroperasi, Kementerian PU Percepat pembersihan dan penyaluran air bersih
-
Hasil Forum Board of Peace: Indonesia Pimpin Rekonstruksi Gaza dan Deal Tarif Dagang
-
Keracunan Massal di SMPN 1 Blora, 955 Porsi Menu MBG Ditarik
-
Menata Niat di Awal Tahun: Resolusi Bukan Ambisi, Tapi Bentuk Perhatian pada Diri
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.