• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Penggalian Memperjelas Des...

Penggalian Memperjelas Deskripsi Sejarawan Diodorus

Selasa, 26 Sep 2023, 06:25 WIB

Dalam Pertempuran Himera (Battle of Himera) yang terjadi pada 480 sebelum masehi (SM) para ahli telah lama mempertanyakan deskripsi Diodorus Siculus berjudul Orang Sisilia. Catatannya dinilai sangat bias, membingungkan, dan tidak lengkap.

Untuk mencari tahu permasalah yang sebenarnya, pada 2008 tim Stefano Vassallo dari pengawas arkeologi Palermo mulai menggali bagian pekuburan barat Himera, tepat di luar tembok kota.

Ket. Foto: — Sumber: Wikimedia

Penggalian tersebut mengungkapkan 18 penguburan kuda yang sangat langka yang berasal dari awal abad kelima SM. Penguburan ini mengingatkan pada catatan Diodorus tentang strategi kavaleri yang digunakan orang Yunani melawan Hamilcar. Apakah ini mungkin tunggangan para penunggang kuda yang berhasil masuk ke perkemahan Kartago?

Pada awalnya pasukan Kartago berjuang keras, namun seiring tersebarnya berita kematian Hamilcar, mereka putus asa. Banyak dari mereka yang tewas saat melarikan diri, sementara yang lain mencari perlindungan di benteng terdekat hanya untuk menyerah karena kekurangan air.

Atas kekalahan itu Bangsa Kartago segera mencari perdamaian. Selain menyerahkan klaim mereka kepada Himera, mereka juga membayar ganti rugi dan juga sepakat untuk membangun dua kuil, salah satunya mungkin adalah Kuil Kemenangan yang masih terlihat di Himera hingga saat ini.

Pada musim panas 2009, Vassallo dan timnya melanjutkan penggalian di pekuburan barat Himera. Pada akhir musim semi, mereka telah menemukan lebih dari 2.000 kuburan yang berasal dari pertengahan abad keenam hingga akhir abad kelima SM.

Yang paling menarik perhatian Vassallo adalah tujuh kuburan komunal, yang berasal dari awal abad kelima SM, yang berisi sedikitnya 65 kerangka. Jenazah yang dikebumikan secara hormat dan tertib semuanya adalah laki-laki yang berusia di atas 18 tahun.

Pada awalnya Vassallo mengira dia mungkin telah menemukan korban epidemi, tetapi melihat bahwa semua mayat itu berjenis kelamin laki-laki dan banyak yang menunjukkan tanda-tanda trauma kekerasan meyakinkannya sebaliknya.

Mengingat tanggal kuburan tersebut, Vassallo menyadari bahwa ini mungkin adalah sisa-sisa orang yang terbunuh dalam pertempuran tahun 480 SM, yang akan sangat penting untuk merekonstruksi pertempuran Himera. Penempatan mereka di pekuburan barat dengan kuat menunjukkan bahwa bentrokan utama antara tentara Yunani dan Kartago terjadi di dekat tembok barat kota.

Karena mayat-mayat itu berat untuk dipindahkan, kemungkinan besar mereka dikuburkan di kuburan yang paling dekat dengan medan pertempuran, terutama jika ada banyak mayat yang harus dibuang. Sebaliknya, pekuburan timur Himera di sisi jauh kota, yang sebelumnya digali Vassallo, tidak memiliki kuburan komunal.

Vassallo juga memiliki hipotesis tentang asal usul tentara tersebut. Mereka mungkin bukan orang Kartago, karena musuh yang kalah hanya akan mendapat sedikit rasa hormat. Tentara Himeran yang mati kemungkinan besar dikumpulkan oleh keluarga mereka untuk dimakamkan.

Sebaliknya, Vassallo yakin banyak atau semua korban tewas adalah orang-orang Yunani yang bersekutu dari Syracuse atau Akragas. Para pejuang ini, yang meninggal jauh dari rumah, tidak dapat dibawa kembali ke tanah asal mereka untuk dimakamkan. Sebaliknya, mereka dihormati di pemakaman Himera atas peran mereka dalam mempertahankan kota. hay/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.