Tingkatkan Kualitas, UMKM Diajak Produksi Produk Bernilai Lokal Tandingi Produk Asing
Jumat, 22 Sep 2023, 00:15 WIBJakarta - Tingkatkan kualitas, Kementerian Komunikasi dan Informatika mengajak para pelaku UMKM di era transformasi digital agar memperbanyak produk-produk yang mengangkat keunikan budaya dan nilai lokal sehingga dapat bersaing dengan produk-produk asing yang saat ini dijual lewat platformonline.
Ajakan itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika (Dirjen Aptika) Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan menanggapi fenomena menurunnya performa penjualan UMKM yang diduga terjadi akibat trensocial commerce.
"Menurut saya UMKM Indonesia punya keunikannya sendiri.Artisan Design, racikan produk otentik yang mengangkat nilai lokal. Jangan hanya bersaing dengan produk-produk yang diproduksi masif. Kita harus unggul dengan keunikan produk bernilai lokal. Ini harusnya yang kita dorong sehingga bisa bersaing," ujar Semuel dalam acara diskusi yang diselenggarakan AFPI di Jakarta, Kamis.
Semuel lebih lanjut mengatakan Kemenkominfo dalam menanggapi trensocial commercemelihat bahwa sebenarnya tren ini sudah ada sejak lebih dari satu dekade.
Ia menceritakan salah satu peloporsocial commercedi Indonesia ialah munculnya Forum Jual Beli seperti Kaskus yang popularitasnya semakin melejit di 2012.
"Nah yang membedakansocial commercedulu dan sekarang ialah difasilitasi transaksi dan logistiknya yang diatur," kata pria yang akrab disapa Semmy itu.
Adapunsocial commercedi era transformasi digital dan tengah beroperasi di Indonesia menurut Semmy sudah mengikuti ketentuan dan regulasi yang berlaku.
Maka dari itu, Kemenkominfo tidak bisa sembarang menutup akses layanan platformsocial commerceterkait.
Ia pun mengajak agar para UMKM bisa melihat trensocial commercesaat ini sebagai bentuk untuk mengembangkan produknya dan justru bisa memacu perluasan pasar tidak hanya di kancah nasional saja tapi juga negara lain.
"Di ruang digital yang saat ini tidak ada batas, justru kita harus memanfaatkannya. Jangan hanya merasa diserang terus oleh barang dari luar (negeri). Ini giliran kita yang harus menyerang barang luar dengan keunggulan-keunggulan produk yang mengangkat nilai lokal," ujar Semmy.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Polda Metro Jaya Minta Imigrasi Cegah Bekas Jampidsus ke Luar Negeri
-
Apa Bedanya Kopdes dengan Minimarket?
-
Literasi Keuangan Didorong Jadi Fondasi Keberlanjutan Bisnis, 60 Wirausaha Perempuan Ikuti Program Shepreneur
-
Pusat PVTPP Perkuat Pendampingan Perizinan Pupuk bagi UMKM di Sukabumi
-
Sesetan Festival Menjadi Wadah Kreatif untuk Menguatkan UMKM Lokal
-
Hypernet Technologies Perluas Layanan ke Segmen UKM melalui Whooz
-
Transfer Uang ke Bank atau E-wallet Luar Negeri Lebih Cepat dengan Aplikasi GoPay
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.