Tari Reog Ponorogo Pukau Masyarakat Thailand

Kamis, 21 Sep 2023, 18:03 WIB

BANGKOK - Reog Ponorogo tampil memukau dihadapan korps diplomatik dan masyarakat Thailand pada Indonesian Cultural Night 2023 yang dilaksanakan oleh KBRI Bangkok di Pic Ganesha Theater Siam Square One Bangkok pada Minggu (17/9) lalu.

Dengan durasi kurang lebih 12 menit, para penonton yang memenuhi gedung pertunjukan berkapasitas 1.200 tempat duduk tersebut mengikuti secara seksama cerita berjudul Hastabarata yang dibawakan tim tari Universitas Brawijaya.

Ket. Foto: — Sumber: Dok KBRI Bangkok

Mengambil tema Hastabrata, tarian Reog Ponorogo kali ini menceritakan konsep kebijakan dan kearifan kepemimpinan dalam kebudayaan Jawa, khususnya Jawa Timur. Penampilan Reog Ponorogo pada malam kebudayaan Indonesia tersebut terasa sangat khusus karena diiringi oleh alat musik pengiring secara live, dengan alat-alat yang dibawa dari Indonesia secara langsung.

Tampil didaulat sebagai penutup acara malam budaya Indonesia, Reog Ponorogo benar-benar telah memukau penonton yang hadir pada malam itu yang terdiri dari berbagai kalangan seperti korp diplomatik, pebisnis, akademisi, pecinta seni, wartawan dan mahasiswa seni di Thailand serta mahasiswa pecinta seni dari berbagai universitas di Thailand. Gerakan penari Warok yang sangat kental dengan kegagahannya dipadukan dengan kelincahan dan keceriaan penari Jathil membuat suasana panggung menjadi sangat hidup.

Selain itu, kehadiran Bujang Ganong yang ditemani oleh Kelana Sewandana yang berperang berkali-kali melawan Dadak Merak telah memberi nuansa magis. Perkelahian tersebut akhirnya dapat dimenangkan oleh Bujang Ganong dibantu oleh Kelana Sewandana memunculkan pesan moral bahwa kebaikan selalu menang melawan keburukan.

Penampilan Reog Ponorogo kali ini terasa sangat khusus karena didukung oleh pencahayaan yang baik oleh gemerlap lampu sorot dan lampu panggung yang mendukung suasana setiap babak gerakannya. Selain itu, kepulan asap pada waktu perkelahian antara Bujang Ganong didukung oleh Kelana Sewandana melawan Dadak Merak membuat suasana mistis juga ikut mengelilingi suasana panggung. Tidak salah jika kekaguman penonton terlihat dari setiap sudut ruangan theater pertunjukan, dan dengan tepuk tangah yang sangat meriah di akhir pertunjukan Reog Ponorogo tersebut.

"Kami ingin membawakan tarian khas Jawa Timur ke jantung kota Thailand, Bangkok ini secara maksimal agar masyarakat Thailand lebih mengenal kebudayaan Jawa Timur lebih dekat lagi. Reog Ponorogo ini lahir pada masa Kerajaan Majapahit memperluas kekuasaannya di Nusantara dan akan tetap dilestarikan kepada generasi-generasi muda di Indonesia berikutnya, khususnya generasi muda yang berada di Jawa Timur," ungkap Dr Tri Wahyu Nugroho selaku Sekretaris Universitas Brawijaya, seperti dikutip dari laman kemlu.go.id, Kamis (21/9).

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Bangkok, Achmad Wicaksono, menyampaikan bahwa Universitas Brawijaya telah memenangkan juara pertama tingkat nasional Reog Ponorogo beberapa kali, termasuk yang terakhir diselenggarakan Juli 2023 lalu.

Acara Indonesia Culture Night 2023 ini memang berupaya untuk menunjukkan keragaman budaya Indonesia, salah satunya Reog Poronogo yang belum pernah dipertunjukkan di Thailand.

Dengan adanya pertunjukan ini diharapkan akan semakin meningkatnya hubungan pertukaran penampilan budaya antara Indonesia dan Thailand.

Kegiatan malam kebudayaan Indonesia ini sendiri merupakan bagian dari promosi Trade, Tourism, Investment, and Cultural Forum yang dilaksanakan KBRI Bangkok secara terpadu dan berkesinambungan dalam upaya memperkuat kerja sama di berbagai bidang dengan Thailand.

Banyaknya kemiripan budaya antara Indonesia dengan Thailand telah menjadi fondasi utama penguatan kerja sama yang baik di berbagai bidang antara kedua negara. I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.