Pangdam Pattimura: Antisipasi Pengaruh Negatif Menjelang Pemilu 2024
Rabu, 20 Sep 2023, 16:15 WIBAMBON - Panglima Daerah Militer (Pangdam) XVI/Pattimura Mayjend TNI Syafrial menekankan kepada prajurit di wilayah satuan untuk mengantisipasi pengaruh negatif menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 agar pesta demokrasi itu sukses.
"Menghadapi situasi politik yang sudah memasuki tahapan Pemilu 2024, diharapkan kepada aparat teritorial untuk mengantisipasi pengaruh-pengaruh negatif di wilayah masing-masing," ujar Pangdam dalam keterangan yang diterima di Ambon, Rabu.
Dalam kunjungannya ke Makorem 151/Binaiya,Pangdam menegaskan bahwa antisipasi tersebut bisa dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan pendekatan secara humanis kepada masyarakat di wilayah binaan guna mendukung suksesnya Pemilu.
"Satu hal yang paling penting adalah jaga dan junjung tinggi netralitas TNI dalam Pemilu mendatang. Jangan sampai, keragaman yang telah lama dirajut di provinsi Maluku terpecah-belah akibat isu-isu negatif, khususnya pada masa Pemilu 2024," ungkapnya.
Dalam konteks politik, Pangdam Syafrial mengingatkan bahwa Pemilu 2024 adalah tahapan penting yang dapat membuka celah berbagai ancaman dan kerawanan akibat perbedaan pandangan politik di tengah masyarakat.
"Era digital membawa dampak multidimensional yang melibatkan aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan, keamanan, dan teknologi," ujarnya.
Dia menekankan pentingnya mewaspadai berita hoaks dan miskomunikasi serta menjaga pelaksanaan Pemilu yang aman dan kondusif.
Pemilu yang damai, tertib, dan berintegritas harus menjadi komitmen bersama seluruh masyarakat.
"Kodam XVI/Pattimura berjanji akan mendukung kesuksesan pelaksanaan Pemilu yang aman dan adil," ucapnya.
Selainitu, Pangdam juga menyampaikan beberapa hal mulai dari bidang perencanaan, intelijen, operasi, personel, teritorial dan logistik kepada prajurit dan PNS.
Pangdam juga menekankan kepada Prajurit untuk selalu berbuat baik kepada rakyat dan tetap menjaga sinergitas dengan Kepolisian, Pemerintah daerah, tokoh masyarakat maupun tokoh adat.
"Hindari pelanggaran sekecil apapun yang dapat merusak citra satuan, merugikan diri sendiri dan keluarga," katanya.
Ia juga turut memberikan santunan kepada beberapa prajurit. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pimpinan terhadap kesulitan prajurit maupun keluarganya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Kemhan Sampaikan Duka Cita, Dua Peserta Program SPPI Meninggal Dunia Saat Latsarmil
-
Hasil Liga Champions: Arsenal Bermain Imbang 1-1 Lawan Atletico
-
Film “Top Gun 3” Kembali Dibintangi Tom Cruise
-
Sulsel Buka Kuota Sertifikasi Halal Gratis 2026, UMKM Bisa Daftar Sekarang
-
Hindari PHK Massal, Kadin DKI Minta Pemerintah Beri Stimulus Industri
-
Pemda Diminta Kendalikan Harga Pangan
-
Ratusan Aparat dan Pengusaha Belajar Kelola Keuangan Tanpa Ketergantungan Utang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.