Luhut: Emisi Karbon Nol Akan Dicapai Tanpa Ganggu Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 20 Sep 2023, 01:50 WIB

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, memastikan target emisi karbon nol akan dicapai Indonesia tanpa mengorbankan pertumbuhan ekonomi.

"Kita bisa capai emisi karbon nol pada 2060 dan bisa lebih cepat. Tapi kita tidak ingin pertumbuhan ekonomi kita terganggu," kata Luhut dalam Marine Spacial Plannings & Services Expo di Jakarta, Selasa (19/9).

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Seperti dikutip dari Antara, Luhut mengatakan saat ini emisi karbon per kapita Indonesia baru mencapai 2,3 ton per tahun atau lebih rendah dari rata-rata dunia yang sebesar 4,5 ton per kapita per tahun. Emisi karbon per kapita Indonesia juga lebih rendah dari negara-negara maju yang bisa mencapai 15 ton per kapita per tahun.

Namun, jumlah emisi karbon Indonesia tersebut bisa dikurangi secara bertahap tanpa mengorbankan pertumbuhan ekonomi.

Luhut mengungkapkan langkah-langkah Indonesia menurunkan emisi karbon, antara lain mengurangi 39 persen sampah yang dibuang ke laut, mendirikan titik pengolahan sampah yang ditargetkan pada 2027 dapat memproses 30 ribu ton sampah per hari, menanam ulang mangrove di lahan seluas 600 ribu hektare, dan transisi energi.

Dipasok EBT

Saat ini, sumber listrik Indonesia masih dipasok oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara. Namun ke depan, Luhut optimistis sumber listrik perlahan-lahan dapat dipasok oleh pembangkit listrik dari energi baru dan terbarukan (EBT).

Dengan memastikan kebutuhan listrik terpenuhi dari sumber-sumber yang lebih ramah lingkungan, Indonesia bisa mencapai target menjadi negara berpendapatan tinggi pada 2045. "Teknologi berkembang sangat pesat. Saya lihat, bukan tidak mungkin suatu ketika batu bara (sebagai sumber PLTU) tidak akan jadi masalah lagi, karena emisi karbonnya bisa ditangkap," kata Luhut menerangkan.

Luhut mengatakan potensi listrik dari EBT sebesar 37 gigawatt (gw) dan bisa mencapai 3600 gw dari optimalisasi solar panel apung di danau-danau di Indonesia.

"Sekarang solar panel baru bisa digunakan di siang hari, di malam hari belum ada baterai yang bisa menyimpan listrik. Kalau teknologi itu berkembang, (solar panel) itu akan bisa digunakan," kata Luhut.

Dia mengatakan untuk menjadi negara maju, perekonomian Indonesia yang saat ini masih tumbuh 5 persen juga diharapkan dapat mencapai 6 persen pada 2026 dengan hilirisasi produk sumber daya alam, termasuk produk yang berasal dari laut.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.