Membanggakan, Nelayan Ampenan Mataram Berhasil Kumpulkan 34,6 Ton Sampah Laut

Senin, 18 Sep 2023, 00:10 WIB

Mataram - Membanggakan, sebanyak 70 orang kelompok nelayan di Pantai Ampenan, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, berhasil mengumpulkan sampah sebanyak 34,6 ton dari permukaan laut di sekitar wilayah tersebut.

Camat Ampenan Kota Mataram Muzakkir Walad di Mataram, Minggu, mengatakan, dengan perolehan 34,6 ton sampah dari laut itu, kelompok nelayan Ampenan berhasil mendapat rekor tertinggi dari 18 kota lain di Indonesia yang masuk lokus kegiatan Bulan Cinta Laut 2023, yang dilaksanakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

"Atas keberhasilan itu, Kota Mataram akan menerima penghargaan dari KKP pada akhir bulan September 2023. Insyaallah, penghargaan akan diterima langsung oleh pak wali (Wali Kota Mataram-red)," katanya.

Menurutnya, sebanyak 34,6 ton sampah yang berhasil dihimpun nelayan itu merupakan akumulasi dari bulan Juli sampai minggu pertama September 2023. Kegiatan ini sekaligus tindak lanjut dari program penanganan sampah di Kecamatan Ampenan.

Dalam penanganan sampah laut, Kecamatan Ampenan menetapkan jargon "bersampan ria" (bersihkan sampah lingkungan di Kecamatan Ampenan dan pilah sampah dari rumah).

"Ketika nelayan pergi melaut, mereka tidak hanya mencari ikan saja melainkan juga menangkap sampah-sampah terutama sampah plastik di laut," katanya.

Sebanyak 70 orang kelompok nelayan Ampenan dari Penghulu Agung hingga ke Karang Buyuk Ampenan, setiap harinya menjaring sampah baik sampah terutama sampah plastik di tengah laut guna mengurangi sampah laut sehingga target pemerintah secara nasional bisa tercapai yakni Laut Sehat Indonesia Sejahtera.

"Bayangkan sampah plastik cemari laut, kemudian di makan ikan, dengan demikian ikan yang akan kita konsumsi sudah tercemar sampah mikro plastik," katanya.

Menurutnya, sampah-sampah yang dihimpun nelayan, kemudian dikumpulkan dan dijual ke Bank Sampah Lisan (lingkungan dengan sampah nihil) di kelurahan masing-masing.

Karenanya, semua nelayan di Kecamatan Ampenan kini sudah punya buku tabungan sampah. Dalam seminggu, nelayan bisa mendapatkan uang hasil menjual sampah di bank sampah sekitar Rp1,2 juta hingga Rp1,3 juta.

"Bahkan, kini nelayan tidak hanya mencari sampah di laut tapi ada juga nelayan yang mencari sampah di sungai untuk menambah tabungan," katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.