Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

4 Kampus Negeri Dapat Penghargaan sebagai Kampus Ramah Disabilitas

📅 Sabtu, 16 Sep 2023, 11:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
4 Kampus Negeri Dapat Penghargaan sebagai Kampus Ramah Disabilitas Doc: ANTARA/HO/Universitas Brawijaya
Ket. Rektor Universitas Brawijaya Prof. Widodo, SSi.,MSi.,PhD.Med.Sc (kiri) saat menerima penghargaan dari KIP Pusat sebagai kampus ramah disabilitas.

MALANG - Universitas Brawijaya (UB) di Malang, Jawa Timur, menerima penghargaan dari Komisi Informasi Pusat (KIP) atas dedikasi-nya sebagai kampus yang ramah terhadap penyandang disabilitas.

Rektor UB Prof Widodo dalam keterangan yang diterima di Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (16/9), mengungkapkan rasa senang dan bangga atas diterimanya penghargaan tersebut.

"Komitmen Universitas Brawijaya dalam memberikan pelayanan dan informasi kepada penyandang disabilitas diakui dan diapresiasi oleh KIP. Kami akan terus meningkatkan pelayanan bagi mereka, sehingga merasa nyaman saat berkegiatan di kampus UB," kata Widodo.

Kepala Divisi Informasi dan Kehumasan UB, Zulfaidàh Penata Gama, PhD, mengaku senang dan semangat. "Terima kasih kepada segenap pimpinan dan civitas akademika UB atas dukungan dan kerja sama dalam mewujudkan UB sebagai kampus ramah disabilitas. Ini sebagai bukti komitmen UB dalam memberikan pelayanan dan informasi yang dibutuhkan masyarakat," ucap Ida, panggilan akrabnya.

Penghargaan diberikan oleh Ketua KIP, Donny Yoesgiantoro kepada Rektor UB Prof. Widodo di Jakarta, Kamis (14/9). Penghargaan tersebut diberikan bersamaan dengan acara peluncuran publikasi Index Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) dan peluncuran UU KIP versi braille dan audio.

Sementara itu, Ketua KIP, Donny Yoesgiantoro mengemukakan, badan publik perlu terus meningkatkan pelayanan informasi bagi penyandang disabilitas.

"Yang pasti kami terus mendorong semua badan publik untuk terbuka dan memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat, termasuk saudara kita penyandang disabilitas," ujar Donny.

Selain UB, penghargaan KIP juga diberikan kepada tiga universitas lainnya, yakni UM, UNPAD dan UNP.

UB sejak 2012 menerima mahasiswa jalur disabilitas dan terus berusaha melengkapi sarana dan prasarana agar aman dan nyaman bagi penyandang disabilitas.

Saat ini, UB memiliki lebih dari 110 mahasiswa difabel aktif dan mereka mendapat layanan di bawah Pusat Layanan Disabilitas (PLD). Salah satu keunggulan PLD UB adalah setiap mahasiswa disabilitas akan disediakan "teman" dalam mengikuti aktivitas kemahasiswaan di kampus

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.