Beda dari yang Lain, Lapas Porong Sulap Area Pemasyarakatan Jadi Pasar Rakyat 126 UMKM
Minggu, 01 Nov 2026, 21:15 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/HO-Lapas Kelas I Surabaya
SIDOARJO - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya di Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, menggelar pasar rakyat yang melibatkan 126 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta jajaran warga binaan untuk menggerakkan perekonomian lokal.
“Kegiatan ini merupakan upaya menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat di Kabupaten Sidoarjo,” kata Kepala Lapas Kelas I Surabaya Sohibur Rachman dalam keterangan yang diterima di Sidoarjo, Minggu (1/11).
Pasar rakyat yang berlangsung di lingkungan sekitar Lapas Kelas I Surabaya pada Minggu tersebut digelar bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Porong. Kegiatan itu juga melibatkan unsur pemerintah, aparat keamanan, serta mitra pelayanan publik.
Sohibur mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas peran lembaga pemasyarakatan. Dengan demikian, lapas tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga berkontribusi bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Selain memberikan ruang pemasaran bagi pelaku UMKM, pasar rakyat tersebut menghadirkan layanan perbankan dari BRI Rajawali dan pemeriksaan kesehatan gratis oleh Puskesmas Kedungsolo.
Melalui kolaborasi lintas sektor, Sohibur berharap pasar rakyat dapat menjadi wadah edukasi dan interaksi masyarakat yang mengintegrasikan kegiatan ekonomi, pelayanan publik, serta kebersamaan antarelemen masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah warga binaan juga dilibatkan sebagai bagian dari upaya mempersiapkan mereka agar dapat kembali diterima oleh masyarakat setelah menjalani masa pidana.
Sohibur menjelaskan, warga binaan yang dilibatkan merupakan mereka yang memiliki catatan pembinaan baik. Sejumlah produk hasil karya warga binaan turut dipasarkan, antara lain terung, kangkung, tahu, tempe, ikan lele, dan kaus.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin setiap pekan untuk memperkuat perekonomian lokal sekaligus menjadi wadah interaksi antara petugas, warga binaan, dan masyarakat.
“Kami ingin membangun sinergi dengan seluruh tokoh dan elemen masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa pemasyarakatan pasti bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Sohibur.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!