Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Psikolog: Anak akan paham empati bila diperlakukan secara empatik

📅 Selasa, 05 Sep 2023, 23:13 WIB | Oleh:
Psikolog: Anak akan paham empati bila diperlakukan secara empatik Doc: Istimewa

Psikolog klinis anak dan remaja dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi.,berpendapat anak akan paham tentang empati jika dia juga diperlakukan secara empatik yaitu lingkungan mau memahami apa yang dia rasakan.

"Misalnya ketika anak tidak suka makan sayur, dipahami kalau buat dia sayur rasanya tidak enak lalu bantu diberi pengarahan kenapa harus makan sayur," kata dia melalui surat elektroniknya kepada ANTARA, Selasa.

Vera yang pernah menempuh pendidikan di Universitas Indonesia itu mengatakan empati adalah memahami apa yang dirasakan orang lain. Menurut dia, apabila seseorang termasuk anak merasa perasaannya dipahami maka dia juga nantinya akan menerapkan hal yang sama pada orang lain.

Berbicara upaya yang bisa dilakukan orangtua untuk mengembangkan empati anak antara lain dengan melatihnya untuk berbagi, menghormati kepentingan orang lain misalnya dengan antre serta tidak merebut milik orang lain atau bergiliran.

Vera menekankan, anak belajar dari contoh. Dalam hal ini, orangtua dapat mencontohkan saja bagaimana berbagi dengan orang lain yang membutuhkan.

"Bisa dilakukan dalam keseharian misalnya membelikan makanan yang sama buat keluarga termasuk asisten rumah tangga di rumah atau memanfaatkan momen khusus seperti Jumat berkah atau mengumpulkan sampah daur ulang untuk diberikan ke pemulung yang ditemui di jalan," demikian jelas dia.

Menurut para pakar psikologi, anak yang memiliki empati ditandai dengan dia memahami orang lain yang mungkin memiliki perasaan dan sudut pandang berbeda dari dirinya, dapat mengenali perasaan dalam dirinya dan orang lain, dapat mengatur respons emosionalnya sendiri, bisa menempatkan dirinya pada posisi orang lain dan membayangkan bagaimana perasaan seseorang serta membayangkan tindakan atau respons seperti apa yang mungkin bisa membantu seseorang merasa lebih baik.

Empati biasanya dibentuk oleh berbagai faktor termasuk genetika dan lingkungan sehingga tidak muncul begitu saja dalam diri anak-anak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.