Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabut Asap di Sampit Makin Parah, BPBD Imbau Warga Pakai Masker

📅 Minggu, 03 Sep 2023, 08:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabut Asap di Sampit Makin Parah, BPBD Imbau Warga Pakai Masker Doc: ANTARA/Norjani
Ket. Asap menghalangi jarak pandang di Jalan Tjilik Riwut Sampit pada Minggu (3/9/2023) pukul 05.30 WIB.

SAMPIT - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mengimbau warga agar menggunakan masker saat berada di luar ruangan mengantisipasi kualitas udara yang sangat tidak sehat.

"Warga juga kami sarankan menyalakan penyaring udara, menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor, serta mengurangi aktivitas di luar rumah saat terjadi asap pekat," kata Kepala BPBD Kotim Multazam di Sampit, Minggu (3/9).

Adapun biasanya kabut asap mulai berkurang ketika hari beranjak siang, seiring meningkatnya kecepatan angin yang mampu mengurangi konsentrasi atau kepekatan asap.

Diketahui kualitas udara di Sampit menurun akibat kebakaran lahan, bahkan kualitas udara pada Minggu pagi sudah masuk kategori Sangat Tidak Sehat.

Berdasarkan aplikasi ISPUnet Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, indeks standar pencemaran udara (ISPU) pada parameter partikulat (PM 2.5) pada pukul 06.00 WIB sudah mencapai angka 253.

Paramater tersebut menunjukkan kualitas udara masuk dalam kategori Sangat Tidak Sehat. Masyarakat diimbau menggunakan masker karena tingkat kualitas udara yang dapat meningkatkan risiko kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.

Stasiun Meteorologi Haji Asan Sampit merilis kondisi cuaca pada pukul 06.00 WIB, jarak pandang di sekitar Bandara Haji Asan Sampit hanya sekitar 400 meter, padahal dalam kondisi normal jarak pandang mencapai hingga 10.000 meter.

Sementara itu, berdasarkan pantauan pukul 05.30 WIB, kabut terlihat cukup pekat. Ini diyakini dampak besar kebakaran lahan lantaran bau asap tercium cukup menyengat.

Sebagian warga yang beraktivitas maupun berolahraga memilih menggunakan masker. Namun sebagian warga lainnya tidak menggunakan masker.

Pekatnya asap juga mengganggu jarak pandang sehingga pengendara mengurangi laju kendaraan mereka untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

"Pagi ini kabut asapnya lebih tebal dari biasanya, sehingga tidak heran kalau kualitas udara juga lebih parah dari kemarin," kata Yudi, salah seorang warga Sampit.
?????

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.