Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Lebak Salurkan Air Bersih ke pedalaman

📅 Minggu, 27 Agu 2023, 18:36 WIB | Oleh:
BPBD Lebak Salurkan Air Bersih ke pedalaman Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Warga pedalaman di Kabupaten Lebak dapat pasokan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memenuhi keperluan mandi cuci dan kakus (MCK).

LEBAK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten mendistribusikan pasokan air bersih hingga ke pedalaman di Kecamatan Panggarangan dengan jarak mencapai 130 kilometer dari Rangkasbitung."Kami tetap komitmen untuk membantu masyarakat yang dilanda krisis air bersih," kata Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizki Pratama, di Lebak, Minggu.Pemerintah Kabupaten Lebak telah menetapkan status darurat kekeringan sehingga masyarakat yang dilanda krisis air bersih perlu mendapatkan pendistribusian air bersih.Saat ini, pendistribusian air bersih ke pedalaman di Kecamatan Panggarangan dengan jarak tempuh dari Rangkasbitung sekitar 130 kilometerMereka mendapatkan pasokan air bersih sebanyak 18.000 liter dengan menerjunkan tiga unit kendaraan."Kami hingga sekarang telah mendistribusikan air bersih sebanyak 130.200 liter di 28 kecamatan dengan 23 desa," katanya menjelaskan.Menurut dia, pihaknya mengkhawatirkan krisis air bersih itu dapat menimbulkan ancaman ketersediaan pangan, karena areal persawahan mengalami kekeringan.Selain itu juga kekeringan itu berpotensi menularkan berbagai penyakit yang membahayakan bagi kesehatan manusia.

Kekeringan ekstrem puncak hingga September 2023, sehingga dipastikan kemarau meluas ke sejumlah kecamatan lainnya.

Saat ini, kata dia, masyarakat yang dilanda krisis air bersih di 18 kecamatan.Masyarakat yang dilanda kekeringan terpaksa memanfaatkan air aliran sungai, irigasi dan kolam, yang kondisinya tidak layak untuk keperluan mandi cuci dan kakus ( MCK), karena sudah keruh dan berwarna."Jika warga menggunakan air yang tidak layak untuk MCK tentu berpotensi menimbulkan penyakit menular dan stunting,"katanya menjelaskan.Sementara itu, warga Panggarangan Kabupaten Lebak mengaku masyarakat menyambut positif dengan pendistribusian air bersih dari BPBD setempat, karena bisa memenuhi untuk keperluan MCK selama tiga hari ke depan.Masyarakat di daerah itu kini untuk mendapatkan air bersih harus mengambil air dari sungai dengan jarak tempuh sekitar 1 kilometer dari pemukiman."Kami jika ingin air bersih sungai tentu harus mengeluarkan uang Rp20 ribu untuk membayar ojek motor," kata Mulyana, seorang warga Panggarangan Kabupaten Lebak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.