Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebakaran Hutan di Gunung Ciremai Diperkirakan Seluas 102 Hektare

📅 Sabtu, 26 Agu 2023, 14:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kebakaran Hutan di Gunung Ciremai Diperkirakan Seluas 102 Hektare Doc: ANTARA/HO-BPBD Kuningan
Ket. Petugas memantau kawasan hutan yang terbakar di Taman Nasional Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Jumat (25/8/2023).

KUNINGAN - Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) menyampaikan kebakaran hutan yang melanda kawasan Gunung Ciremai di Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, diperkirakan mencapai 102 hektare dan saat ini kebakaran sudah berhasil dikendalikan.

"Kami baru mencoba menghitung luas kebakaran yang dapat kami padamkan dengan menggunakan teknik metodologi di kami. Itu diperkirakan seluas 102 hektare," kata Kepala Balai TNGC Maman Surahman di Kuningan, Sabtu (26/8).

Ia menuturkan kebakaran hutan itu berada di kawasan Desa Padabeunghar yang membakar areal tanaman di hutan tersebut.

"Beberapa titik api sudah terkendali," katanya.

Sejumlah petugas, kata dia, sudah diterjunkan sejak dilaporkan kebakaran pada Jumat (25/8) siang, hingga akhirnya api sudah berhasil dipadamkan dan tidak lagi menjalar ke areal hutan lainnya, hanya tinggal satu lokasi dan masih dilakukan pemadaman.

"Terutama kemarin di tiga blok besar. Kita memakai sistem grid itu ukurannya 100x100 meter, sehingga dengan mudah kami petakan dan bisa diperkirakan luasannya," katanya.

Ia mengapresiasi seluruh jajaran petugas gabungan yang sudah turun ke lapangan untuk memadamkan kobaran api yang membakar hutan di Gunung Ciremai.

Terkait penyebab kebakaran, kata dia, masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, tapi diperkirakan banyak faktor yang tidak hanya bisa dituduhkan akibat ulah manusia.

"Dugaan penyebabnya kami masih melakukan penyelidikan, karena tentunya kita tidak bisa menuduh ini karena ulah manusia. Ada banyak faktor," katanya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan Indra Bayu menambahkan proses pemadaman api di kawasan hutan Gunung Ciremai sempat terkendala oleh angin kencang serta kondisi jarak dan juga banyak batu untuk menuju titik api.

"Hutan Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai terbakar dengan perkiraan luasan sementara 56,9 hektare. Untuk upaya pemadaman dari semalam kita membuat sekat bakar dari arah Bukit Seribu Bintang ke arah Karang Dinding," katanya.

Ia menyampaikan titik api pertama kali diketahui Jumat (25/8) siang oleh masyarakat setempat, kemudian dilakukan upaya pemadaman oleh tim gabungan dan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.