Indonesia Gandeng Pemuda Asean untuk Kelola 17 Ribu GW Potensi EBT
Sabtu, 26 Agu 2023, 00:03 WIBBADUNG - Pemerintah Republik Indonesia (RI) menggandeng pemuda di kawasan Asean untuk menggali inovasi dan gagasan dalam mengelola sebanyak 17 ribu gigawatt potensi energi baru dan terbarukan (EBT) di Asia Tenggara guna pengembangan energi bersih.
"Jumlah ini menjadi modal berharga dalam mendorong transisi energi untuk mencapai emisi nol karbon pada 2060 atau lebih cepat," kata Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, di sela-sela Pertemuan Menteri Energi Asean ke-41, di Kabupaten Badung, Bali, Jumat (25/8).
Seperti dikutip dari Antara, suara para pemuda itu diwadahi melalui Forum Pemuda Asia Tenggara (SAYEF) yang dihadiri perwakilan delegasi pemuda Asean. Ada tiga materi utama pada forum pemuda itu, yakni energi terbarukan, efisiensi energi dan konservasi, interkonektivitas dan teknologi ramah lingkungan.
Kehadiran mereka di sela-sela forum tingkat menteri energi di Asean itu diharapkan membagikan wawasan baru dari sisi kepemudaan untuk kontribusi dalam ketahanan energi terbarukan.
Sesuai Rencana Aksi Kerja Sama Energi Asean, kebutuhan energi bersih diperkirakan meningkat yakni untuk porsi energi baru dan terbarukan pada bauran energi primer mencapai sekitar 23 persen dan porsi EBT pada kapasitas pembangkit mencapai 35 persen pada 2025.
Lapangan Kerja
Sementara itu, salah satu perwakilan pemuda Indonesia, M Rauf, mengungkapkan pentingnya penyediaan lapangan kerja yang berwawasan ramah lingkungan. Kemudian, mekanisme pendanaan dan distribusi pendanaan yang lebih merata serta lebih meningkatkan kolaborasi anak muda di sektor energi.
Sedangkan perwakilan dari Filipina, Mark Devon yang menekankan pentingnya pemberdayaan generasi muda dan kelompok rentan, wanita, dan anak muda di sektor energi baru terbarukan.
Tak ketinggalan salah satu perwakilan dari Malaysia, Jeevaneswaran mengungkapkan pentingnya upaya reboisasi dan upaya efisiensi energi.
Rencananya, gagasan dari para pemuda yang terkumpul itu dibahas kembali pada tingkat Menteri Energi Asean dan para petinggi korporasi.
Sebelumnya, Menteri Energi di Asean berkomitmen mengakselerasi konektivitas pasokan energi untuk mendukung ketahanan dan menjamin berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.
"Kami akan meningkatkan interkonektivitas melalui saluran pipa gas trans-Asean, jaringan pembangkit listrik dan juga komitmen antarpihak lainnya," kata Menteri ESDM, Arifin Tasrif saat membuka Pertemuan Menteri Energi Asean Ke-41 dan Forum Bisnis Energi Asean di Kabupaten Badung, Bali, Kamis.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Eko S
Berita Terkait:
-
Pemkot Kediri Gandeng Komunitas Mobil Klasik Promosikan Destinasi Wisata
-
Duolingo Gandeng Niki Ubah Lirik Lagu 'Backburner' Jadi Cara Seru Belajar Bahasa Inggris
-
Pemkab Cianjur Pertahankan Kelangsungan Beras Pandanwangi
-
Pesan Tegas Wali Kota Palangka Raya untuk ASN Jelang Lebaran
-
Khawatir Bansos Dihapus, Banyak Warga Serang Takut Lapor Kematian Anggota Keluarga
-
MU Menang Dramatis atas Fulham, Benjamin Sesko Jadi Penyelamat
-
Resmi! Pertamina NRE Catat Kepemilikan 20% Saham CREC di Bursa Efek Filipina
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.