Biaya Pemilu Terlalu Mahal, Legislator Nilai Perlu Bahas Sistem yang Lebih Murah
Sabtu, 26 Agu 2023, 10:50 WIBJAKARTA -Anggota Komisi III DPR RI Jazilul Fawaid menilai biaya penyelenggaraan pemilu sangat mahal sehingga perlu dibahas sistem yang lebih murah dan efisien. Menurutnya, hal ini bisa dimulai dengan membangun sistem aturan yang memunculkan demokrasi yang lebih sederhana.
"Semuanya juga akan mengakui bahwa biaya penyelenggaraan Pemilu sudah mahal. Biaya kompetisi calon juga mahal. Menurut saya ini perlu dibahas sistem yang memungkinkan semua bisa ikut dan tidak membutuhkan biaya yang mahal," jelasnya dalam diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema 'DPR Mengawal Demokrasi Menuju Indonesia Maju' di Media Center DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (25/8).
Politisi Fraksi PKB ini juga mengungkapkan perlu adanya kajian mendalam terkait berbagai sistem pemilu yang pernah dijalani untuk mencari mana yang lebih efektif.
"Artinya ke depan kita koreksi dan kita selama pemilihan langsung kan berubah-ubah, ada sistem terbuka, ada semi terbuka, apa kembali ke proporsional (terbuka)? Yang saya pikir perlu kajian mana yang lebih efektif, toh hasilnya sama saja," tutupnya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Penutupan Selat Hormuz Mulai Berimbas ke Ekonomi Negara-negara Asia, Bagaimana Indonesia?
-
Dengar Aspirasi Langsung, Pimpinan DPR Terima Audiensi Masa Aksi Hari Buruh
-
Kabul Siapkan Balasan Usai Serangan Udara Pakistan Tewaskan Warga Sipil
-
Jerman Pertimbangkan Terlibat di Selat Hormuz Usai Konflik Timur Tengah
-
Kronologi Kecelakaan Mobil Anggota DPR Gus Hilman di Tol Paspro, Sopir Diduga Mengantuk
-
Amsal Christiy Sitepu Hadiri RDPU Komisi III DPR Terkait Dugaan Penggelembungan Dana Video Desa di Karo
-
Alcaraz Tatap Musim Turnamen Tanah Liat Usai Tersingkir di Miami
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.