- Home
-
- Luar Negeri
-
- Gawat Perdagangan Ilegal I...
Gawat Perdagangan Ilegal Ini, Pakistan Klaim Tangkap Enam Warga India Penyelundup Narkoba dan Senjata
Rabu, 23 Agu 2023, 00:06 WIBIstanbul - Gawat perdagangan ilegal ini, otoritas Pakistan pada Selasa mengklaim telah menangkap enam warga India yang berupaya menyelundupkan narkoba, senjata serta amunisi ke negara tersebut sehari setelah menuduh India melanggar gencatan senjata di sepanjang Garis Kontrol (LoC).
"Sangat mengejutkan bahwa para penyelundup ini dapat melintasi perbatasan yang dijaga ketat di bawah pengawasan Pasukan Keamanan Perbatasan India (BSF)," lapor stasiun radio Pemerintah Pakistan, yang mengutip pernyataan sayap media Militer Pakistan, Hubungan Masyarakat Antar Layanan (ISPR).
Ini menunjukkan kemungkinan adanya keterlibatan pasukan BSF dalam penyelundupan narkoba dan senjata, katanya.
Penangkapan tersebut dilakukan paramiliter Pakistan Rangers pada 29 Juli-3 Agustus.
"Penyelundup asal India ini akan diproses secara hukum karena memasuki Pakistan secara ilegal dan terlibat dalam aktivitas keji," tulisnya.
Militer Pakistan"berharap" BSF "bertindak secara profesional, memutus hubungan dengan kelompok penyelundup di tanah air mereka," menurut pernyataan itu.
Klaim tersebut muncul sehari setelah Militer Pakistan pada Senin mengatakan bahwa pasukan bersenjata India melakukan penembakan "tak beralasan" di perbatasan Kashmir. Seorang pria lansia berusia 62 tahun tewas dalam kejadian tersebut.
Insiden itu terjadi di sektor Nikial di Garis Kontrol (LoC), perbatasan de facto yang membagi wilayah Jammu dan Kashmir yang disengketakan antar kedua pesaing nuklir tersebut.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Rano Karno Terinspirasi Kopenhagen Kelola Sampah Secara Terintegrasi
-
Sultan Oman Upayakan Mediasi Krisis AS-Iran
-
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Kalteng Gelontorkan 1.600 Ton Beras SPHP
-
Wagub Banten Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, dengan Jujur Beri Data
-
Menteri HAM Natalius Pigai Desak Pelaku Penembakan 15 Warga di Papua Menyerahkan Diri
-
Pendapatan Tambang Anjlok, Pemprov NTB Mulai Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas
-
CEO Danantara: Saham Perbankan RI Masih di Bawah Harga Wajar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.