Tiongkok Segera Bangun Sistem Daur Ulang Tenaga Surya dan Angin

Minggu, 20 Agu 2023, 17:06 WIB

Tiongkok, produsen peralatan terbarukan terbesar di dunia, akan membangun sebuah sistem daur ulang untuk turbin angin dan panel surya yang sudah tua seiring dengan upaya mereka untuk mengatasi volume limbah yang terus meningkat dari industri ini, demikian ungkap perencana negara.

Dilansir dari Reuters, Tiongkok telah meningkatkan kemampuan manufaktur tenaga angin dan surya dalam upaya untuk mendekarbonisasi ekonominya dan mengurangi ketergantungannya pada batu bara, dan sekarang berada di jalur yang tepat untuk mencapai targetnya untuk meningkatkan total kapasitas tenaga angin dan surya menjadi 1.200 gigawatt (GW) pada tahun 2030, naik dari 758 GW pada akhir tahun lalu.

Ket. Foto: Ilustrasi — Sumber: Istimewa

Namun, seiring dengan proyek-proyek yang lebih tua diganti dan dinonaktifkan, volume limbah akan meningkat, dengan sejumlah besar kapasitas yang sudah mendekati usia pensiun, sehingga menimbulkan risiko lingkungan yang besar.

Untuk mengatasi tantangan ini, Tiongkok akan menyusun standar industri baru dan peraturan-peraturan yang merinci cara-cara yang tepat untuk menonaktifkan, membongkar, dan mendaur ulang fasilitas-fasilitas pembangkit listrik tenaga angin dan surya, demikian ungkap Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional.

Badan perencanaan negara ini mengatakan bahwa Tiongkok akan memiliki sistem daur ulang proses penuh yang "pada dasarnya sudah matang" untuk turbin angin dan panel surya pada akhir dekade ini.

Panel-panel fotovoltaik (PV) memiliki masa pakai sekitar 25 tahun, dan banyak proyek-proyek di Tiongkok sudah menunjukkan tanda-tanda keausan yang signifikan, demikian ungkap surat kabar resmi Science and Technology Daily Tiongkok pada bulan Juni.

Surat kabar tersebut mengutip para ahli yang mengatakan bahwa Tiongkok perlu mendaur ulang 1,5 juta metrik ton modul PV pada tahun 2030, meningkat menjadi sekitar 20 juta ton pada tahun 2050.

Masalah limbah dari sektor energi terbarukan telah menjadi perhatian global. Total limbah dari proyek-proyek tenaga surya saja dapat mencapai 212 juta ton per tahun pada tahun 2050, menurut salah satu skenario yang dibuat oleh Badan Energi Terbarukan Internasional (IRENA) tahun lalu.

Sebagai informasi, tenaga surya (solar) dan tenaga angin (wind) adalah dua sumber energi terbarukan yang memiliki banyak keuntungan, seperti ramah lingkungan dan sumber energi tidak terbatas.

Di sisi lain, kedua sumber energi ini juga memiliki tantangan dan keterbatasan, seperti biaya awal yang tinggi untuk instalasi, ketergantungan pada kondisi cuaca, dan pengaruh pada pemandangan visual di sekitar lokasi instalasi. Namun, secara keseluruhan, keuntungan dari tenaga surya dan angin telah membuatnya menjadi pilihan yang menarik dalam upaya menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan.

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi

Berita Terbaru

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.