Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kerugian akibat Polusi Capai Rp3 Triliun

📅 Jumat, 18 Agu 2023, 11:40 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kerugian akibat Polusi Capai Rp3 Triliun Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Pemerintah perlu mengevaluasi buruknya kualitas udara di Jakarta. Selain menyebabkan kematian dan memburuknya kesehatan, kerugian ekonomi akibat polusi hampir mencapai tiga triliun rupiah per tahun.

"Selain meningkatkan biaya kesehatan, kerugian ekonomi akibat polusi udara Jakarta diperkirakan mencapai 2,9 triliun rupiah per tahun atau 2,2 persen produk domestik regional bruto (PDRB) Jakarta (Ginanjar Syuhada dkk.2023)," ucap Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa, kepada Koran Jakarta, Kamis (17/8).

Dia menjelaskan ada kajian lain yang memberikan dampak dan kerugian ekonomi lebih besar dari ini. "Jadi, penanganan polusi udara di Jakarta harus menyentuh hingga ke akarnya, bukan solusi-solusi temporer. Artinya, pemerintah harus dapat mengidentifikasi sumber polusi dan mengambil kebijakan untuk mengurangi polusi dari sumber-sumber tersebut," tegas Fabby.

Dia mengatakan sumber utama polusi udara di Jakarta adalah asap kendaraan bermotor berbahan bakar minyak (BBM). Mayoritas produk BBM yang dijual di Indonesia kualitasnya rendah, dan berstandar Euro 2 yang memiliki tingkat kandungan sulfur yang tinggi.

"Pemerintah seharusnya sudah harus melarang penjualan BBM di bawah Euro 2 dan CN 48 sesuai Peraturan Menteri LHK," ujarnya.

Penyebab lain buruknya kualitas udara di Jakarta, lanjutnya, adalah polusi dari asap PLTU dan industri yang menggunakan bahan bakar batu bara di sekitar Jakarta. Asap PLTU dari Suralaya dan Lontar menjadi sumber polusi di Jakarta, khususnya di musim penghujan (Oktober-Maret), dan asap PLTU dan industri lainnya.

Dia menyarankan agar pemerintah melakukan pengungkapan tingkat emisi dari PLTU-PLTU karena datanya ada dan dapat dimonitor langsung.

Dia mendukung langkah pemerintah untuk pindah ke IKN, namun menurutnya pindah cuma Ibu Kota. Ada puluhan juta rakyat yang masih tinggal di Jabodetabek berisiko terdampak polusi udara.

Terkait IKN, menurutnya, IKN harus dirancang sebagai kota yang minim kendaraan pribadi, tetapi transportasi publik dan non-motorized vehicle. "Penggunaan energi terbarukan di IKN harus 100 persen," tegasnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia, menyatakan kasus penyakit pernapasan yang diyakini terkait dengan polusi udara terus meningkat. Dinkes DKI mengakui terjadi peningkatan gangguan kesehatan akibat pencemaran udara pada 2023 dibandingkan 2022 setelah pandemi Covid-19 pandemi.

"Untuk mencegah peningkatan lebih lanjut, kita harus aktif menggunakan transportasi umum dan sepeda," kata Oktavia.

Awal pekan ini, Presiden Widodo mengakui polusi udara di Jakarta telah menjadi masalah selama bertahun-tahun. Pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Kalimantan menjadi salah satu solusinya.

Masalah Kompleks

Peneliti Sustainability Learning center (SLC), Hafidz Arfandi, menegaskan permasalahan Jakarta sekitarnya sangat kompleks di wilayah utara, khususnya di Priok dan wilayah timur, meliputi Cawang, Bekasi, Karawang ada konsentrasi kawasan heavy industry dan PLTU. Di sisi baratnya, yakni Tangerang, Serang, Cilegon juga sama terdiri heavy industry dan konsentrasi PLTU.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Bantai Persikad Depok 4-0, PSMS Medan Tunjukkan Taringnya

41 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
Bantai Persikad Depok 4-0, ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.