Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ayo Aparat Kewilayahan Gelorakan Penghijauan

📅 Kamis, 17 Agu 2023, 03:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ayo Aparat Kewilayahan Gelorakan Penghijauan Doc: ANTARA JABAR/Raisan Al Farisi
Ket. Warga menikmati suasana hutan kota di Forest Walk Babakan Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, Selasa (22/5). Forest walk sepanjang dua kilometer yang merupakan salah satu forest walk terpanjang di Asean tersebut menjadi salah satu alternatif bagi warga maupun wisatawan untuk ngabuburit di Kota Bandung.

Bandung - Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bandung Ema Sumarna meminta seluruh aparat kewilayahan untuk kembali menggalakkan penghijauan dengan penanaman pohon demi menghadirkan kualitas udara yang baik dan sehat.

"Kita menggelorakan kepada kewilayahan supaya gerakan penanaman pohon kembali digalakkan," kata Ema di Bandung, Rabu.

Merujuk pada Buku Bandung Dalam Angka Tahun 2022 yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung, disebutkan bahwa di Kota Bandung terdapat 759 taman kota dengan total luas 2.170.134,11 meter persegi.

Pemkot Bandung terus menambah Ruang Terbuka Hijau diantaranya dengan hadirnya Ciko Arena 1-5, Wetland Park, Seke Babakan Citereup, berbagai Kolam Retensi dan ruang publik lainnya.

Belum lama ini Pemkot Bandung juga telah melakukan penghijauan di Kawasan Jalan Sudirman yang diharapkan untuk dapat menjadi pemicu penghijauan di ruas jalan yang lain.

"Nanti Asda 1 memonitor program penghijauan kota bersama DPKP (Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman). Konsistensi dalam penyelenggaraan penghijauan. Kita juga akan lakukan penghijauan di Jalan Braga," ucap Ema.

Terkait dengan kualitas udara di berbagai Kota besar di Indonesia mengalami pencemaran, Ema mengajak seluruh masyarakat Bandung bersama untuk mengurangi aktivitas yang menghadirkan polusi udara demi menghindari hal yang sama terjadi di Kota Bandung.

"Sedikit demi sedikit dengan anggaran yang terbatas, kita lakukan penghijauan kota untuk kualitas udara dan pembangunan kota Bandung yang lebih baik," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.