Jangan Panik, Stok Pangan di Tangerang Penuhi Kebutuhan Selama Kemarau
Rabu, 16 Agu 2023, 00:22 WIBTangerang - Jangan panik, Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional (Divre) Tangerang mematikan stok pangan di gudang Bulog setempat masih mencukupi kebutuhan masyarakat di daerah ini selama musim kemarau.
"Dalam menghadapi situasi ini (musim kemarau, Red) kami memiliki stok pangan yang cukup. Kami ada posisi di 17 ribu ton beras," kata Kepala Bulog Divisi Regional Tangerang Omar Syarif, di Tangerang, Banten, Selasa.
Ia menyebutkan, berdasarkan pengadaan yang dilakukan Bulog terkait pangan pada komoditas beras saat ini tersedia sebanyak 17.000 ton. Kondisi tersebut bisa mencukupi hingga akhir tahun 2023.
"Jadi memang pangan beras ini sudah kami siapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah kami. Dan dari angka stok yang ada itu kamiditopang angka ketersediaan dari DKI Jakarta," katanya pula.
Selain beras, kata dia, stok pangan lainnya seperti gula pasir, tepung terigu, dan minyak goreng juga tetap tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa kemarau.
Salah satunya seperti stok gula pasir yang ada di gudang Bulog kini mencapai 13 ton, minyak goreng 12.000 liter, dan tepung terigu ada sekitar 6 ton. Sehingga stok ini pun aman dan terkendali untuk memenuhi kebutuhan.
"Sementara untuk varian harganya seperti beras masih sesuai ketentuan HET, yaitu Rp9.400 per kilogram, minyak goreng merek RoseBrand itu seharga Rp16.000 per liter dan gula pasir Rp14.000 per kilogram," ujarnya lagi.
Dia menambahkan, untuk menjaga stabilitas harga terhadap kebutuhan pangan di wilayahnya itu, pihaknya melaksanakan program ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga (KPSH) dengan cara menambah pasokan beras ke pasaran melalui kerja sama antarpemerintah daerah.
Pelaksanaan program KPSH itu, ujarnya pula, ditunjang dengan sejumlah kebijakan yang bertujuan untuk melancarkan harga, sehingga tidak ada gejolak pada tingkat konsumen.
"Jadi masyarakat juga tidak perlu panic buying, karena dengan ketersediaan stok besar yang kita miliki dipastikan aman. Dan masyarakat juga jika nanti membutuhkan bisa langsung mendatangi kantor-kantor Bulog terdekat atau mungkin juga bisa melalui pemerintah setempat," kata dia pula.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Eddy Soeparno Tegaskan Komitmen Pemerintah soal Transisi Energi dan Aksi Iklim Prioritas Pembangunan Nasional
-
Komut Pertamina Mochamad Iriawan Tinjau Fasilitas RS IHC Perkebunan Jember Klinik
-
Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
-
Kemendikdasmen Jamin SPMB Berjalan Terbuka, Transparan, dan Inklusif
-
Duel Penjaga Gawang Jadi Kunci Final Piala Dunia 2026: Unai Simon vs Emiliano Martinez
-
Quality Time Keluarga Jadi Tren Liburan Sekolah, Industri Es Krim Hadirkan Beragam Pilihan
-
Prancis Konfirmasi Kasus Ebola Pertama, Dokter yang Pernah Bekerja di Kongo
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.