Inflasi Tahunan Inggris Turun Tajam di Bawah 7 Persen

Rabu, 16 Agu 2023, 16:00 WIB

LONDON - Tingkat inflasi tahunan Inggris turun tajam pada bulan Juli menjadi di bawah tujuh persen, data resmi mengungkapkan Rabu (16/8), didukung oleh harga energi yang lebih rendah dan sejalan dengan ekspektasi ekonom.

Indeks Harga Konsumen naik dengan tingkat tahunan sebesar 6,8 persen, turun dari 7,9 persen pada bulan Juni, kata Kantor Statistik Nasional dalam sebuah pernyataan.

Ket. Foto: Dalam file foto yang diambil pada 12 Mei 2022 ini, harga buah dan sayuran dalam pound sterling ditampilkan di kios pasar pedagang di London. — Sumber: NST/AFP

Tingkat CPI adalah yang terendah dalam 15 bulan, dan memenuhi prediksi para analis, termasuk Bank of England, yang memperkirakan tingkat pertumbuhan tersebut untuk bulan Juli.

Namun, tingkat inflasi Inggris selama berbulan-bulan tetap menjadi yang tertinggi di antara negara-negara G7 meskipun bank menaikkan suku bunga utamanya lebih dari belasan kali sejak akhir 2021 dalam upaya untuk menjinakkannya.

Meskipun terjadi penurunan harga gas dan listrik di bulan Juli, harga pangan terus meningkat, namun tidak secepat bulan yang sama tahun sebelumnya.

Perdana Menteri Rishi Sunak telah menetapkan target mengurangi separuh inflasi sepanjang tahun ini menjadi sekitar lima persen pada akhir 2023.

Dia mengatakan angka pada hari Rabu itu menunjukkan "rencananya berhasil".

"Jika kita tetap berpegang pada rencana yang telah saya tetapkan, kita akan menyelesaikannya," tambah Sunak.

Data yang diterbitkan Selasa menunjukkan bahwa pengangguran Inggris meningkat dalam tiga bulan hingga akhir Juni sementara upah tumbuh pada rekor kecepatan tahunan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.